Beranda / Berita Utama / Demi Selamatkan 5 Korban Lain Penari Joget Antar Pulau, Ditreskrimum Polda Kepri Sisir Pulau ke Pulau

Demi Selamatkan 5 Korban Lain Penari Joget Antar Pulau, Ditreskrimum Polda Kepri Sisir Pulau ke Pulau

PROBATAM.CO, Batam – Terungkapnya kasus eksploitasi perempuan yang di paksa menjadi penari antar pulau. Membuat Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pengembangan dalam pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)di Pulau Air Saga Kecamatan Galang, Kota Batam.

Setelah mengamankan RF salah seorang pelaku TPPO, kini Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri mencari para korban dan pelaku lainnya pada Rabu (5/8/20).

“Berangkat pukul 08.00 WIB dari Batam, tadi Tim Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri melakukan perjalan dari Batam menuju ke Pulau Abang Batam untuk mencari keberadaan para korban dan pelaku lainnya serta barang bukti,” ujar Wadirreskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan A Rasyid, Rabu (5/8/20) malam.

(Photo:probatam/zel)

Ruslan menyebut, pada pukul 10.00 WIB Tim tiba di Pulau Abang Batam. Selanjutnya melakukan pencarian terhadap para korban dan pelaku serta barang bukti, kemudian ditemukan bahwa adanya barang bukti milik tersangka RF yang telah ditahan di Rutan Polda Kepri masih dititipkan di sebuah rumah saksi yang merupakan warga Pulau Abang Batam atas nama saksi Tabat.

“Namun tidak ditemukan adanya keberadaan para korban lainnya dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi Tabat dan saksi Akmal yakni Ketua RT setempat,” ujarnya.

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Selanjutnya Tim memperoleh informasi dari masyarakat di Pulau Abang Batam bahwa para korban lainnya yang berjumlah sekitar 5 orang sedang berada di Pulau Nopong Senayang, Lingga karena beberapa hari lalu ada hajatan dipilah tersebut. Tim bergegas ke pulau yang dimaksud namun masyarakat setempat mengatakan, hajatan beberapa hari lalu bukan di Pulau Nopong melainkan Pulau Baru, Senayang, Lingga.

“Mendapat informasi tersebut Tim melakukan perjalanan dari Pulau Abang Batam menuju ke Pulau Baru, Senayang, Lingga dan lada pukul 12.00 WIB Tim tiba di Pulau Baru, Senayang, Lingga dan melakukan pencarian terhadap para korban serta pelaku lainnya,” ujarnya.

Kemudian Tim berhasil menemukan dan menyelamatkan 5 orang korban perempuan yang sedang tinggal di rumah seorang warga atas nama saksi Norman. Adapun sebabnya 5 orang korban tersebut berada di rumah saksi Norman.

“Jadi 5 orang korban tersebut ditemukan lagi berada di Pulau Baru tepatnya di rumah saksi Norman,” ujarnya.

Selanjutnya Tim melanjutkan perjalanan kembali dari Pulau Bukit ke Pulau Abang untuk mengamankan dan membawa barang bukti dan seorang saksi pria berinisial BH ke Polda Kepri guna dilakukan proses lebih lanjut. Di Mapolda Kepri, ke 5 korban yang dimintai keterangan diketahui berinisial T alias V (33) asal Tembilahan, N (30) asal Malang, G (28) asal Payakumbuh, PA (20) asal Batam dan SRM (24) asal Bengkulu.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Kita juga lakukan pemeriksaan kesehatan dan berencana akan memulangkan para korban ke daerah asalnya,” paparnya.(Zel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement