Beranda / Lifestyle / Demi Air Bersih Untuk Warga, TNI Terus Bor Lapisan Batu Keras Yang Menghadang

Demi Air Bersih Untuk Warga, TNI Terus Bor Lapisan Batu Keras Yang Menghadang

PROBATAM.CO, Purworejo – LAPISAN batu yang cukup keras membuat proses pengeboran sumur bor di Desa Watuduwur berlangsung lebih berat, namun hal tidak menyurutkan semangat pekerja dan Satgas TMMD untuk menyelesaikannya demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Danramil 10/Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan menuturkan bahwa kendala medan merupakan hal yang biasa dalam pelaksanaan pembangunan.

Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin agar pekerjaan sumur bor dapat diselesaikan sesuai target.

“Di lokasi pengeboran memang terdapat lapisan batu yang cukup keras sehingga prosesnya membutuhkan waktu dan tenaga lebih,” ujar Danramil di lokasi pengeboran, Jum’at 24 Juli 2026.

Satpolairud Polresta Barelang Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlayar Melalui Himbauan kepada Kru Kapal di Perairan Selat Dempo

Namun, lanjutnya, kami bersama para pekerja tetap berkomitmen menyelesaikan sumur bor ini karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang sangat dinantikan warga Desa Watuduwur.

Selama ini, ketersediaan air bersih masih menjadi kendala, terutama saat musim kemarau.

Kapten Inf Eko Setiawan berharap dengan selesainya pembangunan sumur bor, masyarakat akan lebih mudah memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi semangat personel Satgas TMMD dan warga yang terus bekerja dengan penuh dedikasi meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Bupati Aneng Serahkan Penghargaan kepada Anak Berprestasi pada Peringatan Hari Anak Nasional ke-42

Kapten Inf Eko Setiawan optimis, dengan semangat Satgas TMMD juga warga setempat, pengeboran sumur bor ini akan selesai tepat waktu dan bisa dinikmati masyarakat. Pb/Rie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement