PROBATAM. CO, Batam – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan Kelas IIB Batam, yang dipilih secara acak, dari ratusan penghuni, untuk mengikuti pemeriksaan test urine di Klinik Lapas Perempuan Batam, Jalan Soedirman, Baloi Satpam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (02/02/2021) mulai dari pukul 10.00 WIB – selesai.
“Kegiatan ini disejalankan sesuai dengan arahan dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI Reynhard Silitonga terkait menciptakan Lapas yang bersih dari Halinar dan merupakan program rutin yang dijalankan pihak Lapas Perempuan Batam,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam, Ike Rahmawati, A.Md.IP, SH, MH kepada PROBATAM.CO, disela-sela kegiatan test urine, Selasa (02/02/2021).
Ike Rahmawati mengatakan pada kesempatan kali ini, pihaknya mengambil sample secara acak terhadap penghuni sebanyak 20 orang WBP terdiri dari tamping pekerja dan penghuni kamar hunian lainnya. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai di klinik Lapas Perempuan Batam dan hasilnya negatif.

“Diharapkan dari program ini dapat memberikan kontrol terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban khususnya mencegah peredaran dan penyalah gunaan narkotila. Alhamdulillah hasil yang didapatkan dari WBP tersebut kesemuanya negatif,” ujar Ike Rahmawati.
Mantan Karutan Perempuan Kelas IIA Surabaya yang belum genap 1 tahun menjabat Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Batam ini, menambahkan, adapun penghuni Lapas Perempuan Batam saat ini berjumlah sebanyak 223 orang terdiri dari 203 orang Warga Binaan Pemsyarahatan (WBP) dan tahanan sebanyak 20 orang.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala Seksi Administrasi Kamtib berkoordinasi dengan Kepala KPLP dan Kasubsi Perawatan Lapas Perempuan Kelas IIB Batam untuk melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine WBP. Termasuk persiapan tempat dan alat tes urine di ruang klinik.
“Kemudian dilakukan pemanggilan WBP sebanyak 20 orang WBP yang telah terdaftar. Pelaksanaan pemeriksaan tes urine sebanyak 20 orang WBP di ruang klinik. Setelah selesai kegiatan, WBP kembali ke blok hunian dengan tertib. Hasil pemeriksaan test urine terhadap 20 orang WBP NEGATIF (-) dan bebas dari narkoba,” ungkap Ike Rahmawati yang baru 7 bulan berdinas di Batam. (iin)




Komentar