PROBATAM.CO, Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal terus melakukan sosialisasi ke sejumlah daerah yang memang berdekatan langsung dengan lokasi karantinah WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China, Minggu (2/2/2020) lalu.
Salah satunya daerah didatangi orang nomor satu di kabupaten yang belakangan ini kerap jadi sorotan publik, Natuna, Kota Tua Penagi, disana Hamid berusaha keras memberikan penjelasan kepada warganya.
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mengaku apa yang menjadi kecemasan warganya merupakan hal yang wajar, sebab dirinya juga mengaku kegiatan ini memang terbilang sangat cepat dan mendadak.
“Hasil rapat dengan pemerintah di Jakarta, misi ini memang misi yang cepat. Sebab izin yang diberikan pemerintah China (RRT) hanya 1X24 jam, jadi jika dalam waktu itu pemetintah tidak berhasil menjalankan misinya, maka ratusan WNI yang berada di wuhan dan sekitarnya tidak bisa lagi dievakuasi,” jelas Hamid, kepada PROBATAM.CO , Kamis (6/2/2020).
Makanya, lanjut Hamid semua serba mendadak dan terkesan tertutup, karena kemauan ini juga bukan kemauan pemerintah, tapi waktu yang diberikan memang terbilang singkat dari Pemerintah China (RRT).
Hamid bahkan sempat memastikan bahwa 238 WNI itu sehat dengan memberikan contoh pada Menteri Pertahan, Prabowo Subianto yang meninjau 238 WNI hanya menggunakan masker biasa.
“Kenapa kita harus cemas, Menhan aja slow saat meninjau saudara kita itu yang dikarantina,” paparnya. (hai)




Komentar