Beranda / KEPULAUAN RIAU / Beri Pembinaan Langsung, Staf Khusus Menkumham Yakin Lapas Batam dapat Predikat WBK 2021

Beri Pembinaan Langsung, Staf Khusus Menkumham Yakin Lapas Batam dapat Predikat WBK 2021

PROBATAM.CO, Batam – Lapas Batam kedatangan Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Bidang Reformasi Digital, Fajar B.S. Lase untuk memberikan Pembinaan Kinerja dan Penguatan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM secara langsung, di Lapas Kelas IIA Batam, Selasa, (30/3/2021).

Dibuka oleh Kalapas Kelas IIA Batam, Dannie Firmansyah berharap dengan kedatangan Staf Khusus Menteri ini dapat memberikan arahan terkait Proses untuk mendapatkan predikat WBK di tahun 2021.

Penguatan yang diberikan Fajar B.S Lase dimulai dengan diskusi terkait pelaksanaan WBK Tahun lalu. Fajar B.S Lase memberikan strategi terkait kekurangan yang dialami ketika proses mendapatkan predikat tahun lalu sehingga tahun ini bisa mendapat predikat WBK tahun 2021.

“Saya mewanti agar setiap petugas Kemenkumham di Kepulauan Riau ini dapat melek terkait berita-berita negatif yang terjadi di Indonesia sehingga dapat memengaruhi Unit Pelaksana Lainnya di Indonesia,” tegas Fajar Lase, di Lapas Kelas IIA Batam, Selasa (30/3/2021) sore.

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Fajar B.S Lase photo bersama dengan para Kadiv Kanwil Kemenkumham Kepri dan Kalapas kelas IIA Batam, Dannie Firmansyah serta staf di pintu utama Lapas Kelas IIA Batam, Selasa (30/3/2021). (Photo: dok/lapas)

Menurutnya, yang terpenting dari Pelaksana WBK ini adalah merubah pola pikir dan budaya kerja menjadi jelas sesuai dengan Prosedur yang berlaku.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

“Contoh hal sederhana adalah terkait alur proses kunjungan yang jelas sehingga ada efek yang didapatkan oleh masyarakat sebagai pengguna layanan”, ujar Fajar Lase.

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM ini mengajak jajaran Lapas Batam tetap semangat dan optimis terkait kinerja karena pihaknta bersama disini berniat ingin merubah orang yang bermasalah sehingga ketika keluar mereka dapat menjadi orang baru yang dapat berkarya.

“Kiranya penguatan ini dapat membuat setiap petugas lapas menjadi lebih bersemangat,” pungkasnya. (*/iin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement