Beranda / Berita Utama / Antisipasi DBD, Warga Pondok Indah Mc Dermott, Kompak Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Antisipasi DBD, Warga Pondok Indah Mc Dermott, Kompak Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

PROBATAM.CO, Batam- Antisipasi wabah sekaligus mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), ratusan warga Perumahan Pondok Indah Mc Dermott, melaksanakan gotong royong (Goro) guna membersihkan lingkungan, Minggu (26/7/2020) pagi.

Dua hari sebelumnya, di Pemukiman warga di Pondok Indah Mc Dermott yang terdiri dari 4 Rukun Tetangga (RT), yang tergabung dalam wilayah Rukun Warga (RW) 006 Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam ini, juga sudah telah melakukan pengasapan (fogging).

Sebelum kerja bakti dimulai sejak pukul 07.00 WIB, warga berkumpul di Balai Pertemuan RW 006, menikmati sarapan pagi yang disediakan kaum ibu, mendengarkan informasi dan pembagian tugas oleh Ketua RW 006 Tibah Indah, Saryono untuk masing-masing pada empat RT yang ada.

Gotong royong warga perumahan Pondok Indah Mc Dermott, RW 006 Tiban Indah, Sekupang, Batam, Minggu (26/7/2020). (Photo:probatam/iin)

“Apalagi kita kan sudah lima bulan, sejak Februari kita tidak kumpul melakukan gotong royong bersama karena pandemi virus corona yang belum berakhir. Kami berharap warga RW 006 Tiban Indah ini tetap selalu menjaga kekompakan dan peduli terhadap lingkungan kita,” ujarnya.

Salah seorang warga RT 004, RW 006 Tiban Mc Dermott, Tengku Ariman, sangat mendukung diadakannya kerja bakti gotong royong ini.

“Kegiatan ini cukup bagus, selain untuk kebersihan lingkungan, juga sebagai ajang silaturahmi. Apalagi pada musim DBD, jadi kebersihan lingkungan harus di jaga,” kata Ari, sapaan akrabnya.

Ketua RW 006 Tiban Indah Saryono bersama Ketua RT dan warga dalam kegiatan gotong royong, Minggu (26/7/2020). (Photo:probatam/iin)

Dihubungi terpisah Lurah Tiban Ricky Surya Lestari, S.STP, mengucapkan terima kasih kepada warga kelurahan Tiban Indah, yang telah melaksanakan kegiatan kerja bakti bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan gotong royong perlu selalu dioptimalkan guna membersihkan lingkungan untuk mencegah, berbagai penyakit termasuk demam berdarah dengue (DBD),” ujarnya.

Senada Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dr. Didi Kusmarjadi, Sp.OG mengatakan, setiap tibanya musim hujan, yang diawali dengan pancaroba menjadi salah satu penyebab jentik nyamuk aedes aegypti berkembang biak

“Mengantisipasi dan menghindari wabah DBD, masyarakat dihimbau untuk melakukan 3M Plus, yakni menguras, menutup dan menimbun air di rumah dan lingkungannya,” himbaunya.

Gotong royong warga perumahan Pondok Indah Mc Dermott, RW 006 Tiban Indah, Sekupang, Batam, Minggu (26/7/2020). (Photo:probatam/iin)

Satu sisi, pengasapan atau fogging dilakukan tidak menyeluruh dilingkungan warga, mengingat fogging bukan satu-satunya tetap ada efek sampingnya.

“Yang lebih penting adalah bagaimana warga memiliki kesadaran menjaga lingkungan melalui pola hidup bersih dan sehat. Maka berbagai macam penyakit lingkungan, dapat sejak dini diantisipasi,” imbuhnya.

Dikutip aladoktem.com, Demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue.

Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang hidup di wilayah tropis dan subtropis.

Selain itu, demam berdarah merupakan salah satu penyakit infeksi akut. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit tropis yang banyak ditemukan di Indonesia.

Gotong royong warga perumahan Pondok Indah Mc Dermott, RW 006 Tiban Indah, Sekupang, Batam, Minggu (26/7/2020). (Photo:probatam/iin)


Menurut data yang dihimpun Kementerian Kesehatan RI demam berdarah telah menjadi penyakit endemik di Indonesia sejak tahun 1968.

Sejak itu, penyakit ini menjadi salah satu masalah utama di Indonesia, dengan penyebaran dan jumlah penderita yang cenderung meningkat setiap tahun.

Gejalanya adalah demam, ruam, serta nyeri otot dan sendi. Pada kasus yang parah terjadi pendarahan hebat dan syok, yang dapat membahayakan nyawa.

Pengobatan terdiri dari obat nyeri dan cairan. Penanganan berupa dengan cairan dan pereda nyeri. Kasus yang parah harus dirawat inap.

Kemah Bela Negara Kader Kadet RI Siliwangi Santri Camp 2026 Se Jabar-Banten Sukses Digelar

Kapan Harus ke Dokter?

Jika sudah melakukan pencegahan, tetapi demam berdarah masih menyerang dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera kunjungi dokter untuk meminta saran.

Penanganan sedini mungkin akan membantu mencegah munculnya masalah-masalah yang lebih parah lagi. (*/iin).



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement