Beranda / Kuansing / Alami Sesak Nafas, PDP Asal Gunungtoar Pagi Tadi Meninggal Dunia

Alami Sesak Nafas, PDP Asal Gunungtoar Pagi Tadi Meninggal Dunia

Alami Sesak Nafas, PDP Asal Gunungtoar Pagi Tadi Meninggal Dunia. (Photo: Probatam/hdr)

PROBATAM.CO, Kuansing– Kondisi kesehatan Ny.E (63) sejak sehari terakhir semakin memburuk. Nenek asal Kecamatan Gunungtoar itu mengalami sesak nafas dan demam.

Ny.E merupakan salahsatu pasien dalam pengawasan (PDP). Ia masuk RSUD Telukkuantan, Selasa (5/5/20) kemarin sekira pukul 21.30 Wib.

Namun, takdir berkehendak lain, tadi pagi, Rabu (6/5/20) sekira pukul 06.00 Wib, nenek yang mengaku tidak pernah kontak langsung dengan pasien corona itu akhirnya meninggal dunia.

“Jam 6.00 meninggal dunia, rencana dimakamkan di Gunung toar sesuai protokol covid,” kata jurubicara Covid-19 Kabupaten Kuansing, dr Amelia Nasrin melalui keterangan tertulisnya.

Amel menyebutkan, bahwasanya Ny.E, mengalami sesak nafas yg memberat satu hari terakhir dan demam. Gejala sesak nafas ini dipengaruhi oleh aktifitas, batuk.

Kepergian Sosok H. Zulmansyah Sekedang, Dunia Pers Kehilangan Seorang Terbaik

Sedangkan riwayat kontak/ perjalanan disangkal. Sementara hasil diagnosis : sepsis ec, Pneumonia, CHF nyha3-4, suspek kronik kidney desease.

Terhadap PDP tersebut, petugas pun telah mengambil swab temggorokan dan akan segera dilakukan pemeriksaan di laboratorium RSUD Arin Ahmad, Pekanbaru. Dan hasilnya akan diperoleh sepekan kemudian.

Hingga saat ini, kata Amel, jumlah PDP yang sedang dirawat di pinere RSUD Telukkuantan berjumlah tiga orang. Yakni, Ny.SA (42) asal Kecamatan Hulu Kuantan.

Ny.SA masuk RSUD dengan keluhan sesak nafas sejak sebulan terakhir. Dan berat badan mengalami penuruanan. Selain itu ia menderita batuk dan demam.

PDP selanjutnya, Ny.S (36t) asal Kecamatan Pucuk Rantau ( alamat di KTP Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya,red). Ia mengeluh demam, batuk kering dan juga sesak nafas.

Keluarga Besar PWI dan SMSI Berduka: Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Selanjutnya, Tn. J (55) yang merupakan warga Kecamatan Logas Tanah Darat. PDP ini masuk pinere pukul 23.00, Selasa (5/5/20) kemarin.

Ia mengalami penurunan kesadaran, demam tinggi ,sesak nafas, batuk berdahak. Sebelum ini pasien tersebut dalam pengobatan sakit jantung dan diabetes.

Pada tanggal 3/4/20 lalu ia sempat berobat ke Eka Hospital dan ditetapkan sebagai PDP.

“Tapi keluarga pasien menolak dirawat dan pulang paksa,” ujar Amel.

Dijelaskan Amel, hasil diagnosis : sepsis ec. Pneumonia, penurunan kesadaran ec. Stroke hemoragik, DM type 2 dan pengambilan swab 1 sudah dilakukan .

Trump Klaim AS Akan Dapat “Debu Nuklir” Iran Tanpa Biaya

“Jadi PDP yang dirawat sekarang ada tiga orang. Semuanya menunggu hasil swab,” tutup Amel. (hdr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement