Beranda / Berita Terbaru / Pengurus KBSP Luak Nan Tuo Dikukuhkan, Shadiq Pasadiqoe; Sesuai Budaya Panggil Mamak dan Bundo

Pengurus KBSP Luak Nan Tuo Dikukuhkan, Shadiq Pasadiqoe; Sesuai Budaya Panggil Mamak dan Bundo

PROBATAM.CO, Batusangkar– Pengukuhan Pengurus KBSP AM ( Keluarga Besar Suku Piliang Alam Minangkabau ) Luak Nan Tuo, Tanah Datar dan Pertemuan Tokoh² Ninik Mamak Suku Piliang Nusantara, Minggu (9/10/2022), di RM Aroma, Pagaruyung, Batusangkar.

Dalam pertemuan itu, disamping dihadiri oleh segenap warga Piliang di Luak Nan Tuo, juga berkesempatan hadir Perwakilan Kabupaten Pasaman, Padang, Luak 50, Kalimantan Barat dan beberapa perwakilan dari Riau dan Jambi.

“Sayangnyo, dunsanak dari Kabupaten Solok, dan Sawahlunto, berhalangan hadir, karena jalan macet disebabkan Buru Babi besar²an di jalan yang dilalui,”ujar Ibrahim St Madjo Indo, salah seorang niniak mamak asal Luak Nan Tuo, kepada media ini, Senin (10/10/2022).

Pengukuhan Pengurus KBSP AM ( Keluarga Besar Suku Piliang Alam Minangkabau ) Luak Nan Tuo, Tanah Datar dan Pertemuan Tokoh² Ninik Mamak Suku Piliang Nusantara, Minggu (9/10/2022), di RM Aroma, Pagaruyung, Batusangkar.

Pesan penting oleh Ketua Penasehat KBSP AM Luak Nan Tuo, H. Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M. menekankan: “KBSP AM itu, tak perlu berwarna, tapi harus mampu Mewarnai. “

Israel Akui Foto Tentara IDF Pukul Patung Yesus di Lebanon Asli

Dari Kota Padang, atas Persetujuan Ketua KBSP AM Kota Padang, Agusmen Dt.Bagindo Mudo, diwakili oleh Ketua Penasehat KBSP AM, Drs. Syamsuar Syam Datuak Gampo Alam, M.A., Ibrahim St Madjo Indo, dan Syahrul S Malin Ameh.

Pengukuhan Pengurus KBSP AM ( Keluarga Besar Suku Piliang Alam Minangkabau ) Luak Nan Tuo, Tanah Datar dan Pertemuan Tokoh² Ninik Mamak Suku Piliang Nusantara, Minggu (9/10/2022), di RM Aroma, Pagaruyung, Batusangkar.

Ketua Penasehat KBSP Luak Nan Tuo, Shadiq Pasadigoe, dalam Sambutannya menyampaikan, disamping mengucapkan Selamat kepada Pengurus yang mendapat amanah, semoga Allah SWT memberi kekuatan lahir batin untuk menjalankan amanah.

Mantan Bupati Tanah Datar 2 periode itu juga berpesan bahwa: “Sekali-sekali jangan memakai panggilan “pak” kepada laki-laki, tapi disesuaikan dengan budaya kito, ( panggilan “Mamak” kapado laki-laki, “Bundo” kapado perempuan ). (*/hel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement