Beranda / Dunia / Varian Delta Akhirnya Masuk Selandia Baru, Lockdown Nasional Berlaku Tiga Hari

Varian Delta Akhirnya Masuk Selandia Baru, Lockdown Nasional Berlaku Tiga Hari

Lockdown di Selandia Baru. (Photo: Merdeka.com)

PROBATAM.CO, Selandia Baru – Jalan-jalan kota di Selandia Baru sepi pada Rabu ketika negara itu kembali menjalani penguncian (lockdown) pertama dalam enam bulan untuk menahan laju sebaran varian Delta COVID-19 yang sangat menular.

Selandia Baru sempat terbebas dari virus dan hidup tanpa pembatasan hingga Selasa ketika varian Delta ditemukan pertama kali di negara itu.

Perdana Menteri Jacinda Ardern memerintahkan lockdown nasional selama tiga hari.

Pada Selasa sebuah kasus penularan lokal yang diduga diakibatkan oleh varian Delta ditemukan di kota terbesar, Auckland.

Ardern pada Rabu mengonfirmasi kasus baru itu adalah varian Delta dan jumlahnya bertambah empat menjadi lima, semuanya terkait dengan kasus pertama.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Salah satu kasus baru adalah seorang perawat di Rumah Sakit Auckland.

“Kami selalu memiliki cara sendiri untuk merespons dan cara itu berat dan dilakukan lebih awal, karena itu lebih baik daripada ringan dan lama lalu berakhir dengan penguncian yang berkepanjangan,” kata Ardern dalam sebuah video yang diunggah di Facebook, seperti dilansir laman Antara mengutip Reuters, Rabu (18/8/2021).

Negara itu kini berada dalam lockdown level 4, level kewaspadaan tertinggi, selama minimal tiga hari, sementara Auckland akan dikunci sepekan.

Di ibu kota Wellington, hanya sedikit orang terlihat di pusat kota yang biasanya ramai oleh para pembelanja dan pekerja kantor, sementara siaran TV memperlihatkan pemandangan serupa di Auckland.

Setelah lockdown diumumkan, toko-toko swalayan dipenuhi warga yang membeli persediaan bahan pokok meski pemerintah berkali-kali berusaha meyakinkan masyarakat bahwa tak akan ada kelangkaan pasokan.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Kegiatan bisnis dan sekolah berpindah ke rumah dan dilakukan secara daring.

Menteri Keuangan Grant Robertson mengatakan pemerintah akan kembali memberi subsidi upah mulai Jumat jika lockdown diperpanjang.

Kasus penularan lokal COVID-19 di Selandia Baru dilaporkan terakhir pada Februari.

Sejak itu penduduknya hidup tanpa aturan pembatasan meski sebagian perbatasan internasional masih ditutup.

Sejauh ini negara itu telah mencatat sekitar 2.500 kasus virus corona terkonfirmasi dengan 26 kematian. (*)

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Sumber: Merdeka.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement