Edisi Mengenal Sosok Calon Bupati Natuna bagian 1 :
PROBATAM.CO, Natuna – “Saya telah gagal dalam 9.000 tembakan. Saya telah kalah hampir 300 pertandingan. Saya 26 kali gagal saat dipercaya menembakan bola yang memenangi pertandingan. Saya gagal dan gagal lagi dalam kehidupan. Dan itulah mengapa saya SUKSES.” – Michael Jordan sang legenda NBA
Prinsip legenda Basket internasional ini juga yang mejadi penyemangat seorang Mustamin Bakri, politisi senior Golkar Natuna yang saat ini mendapat amanah DPP Golkar dan DPP PAN untuk maju dalam Pilkada Natuna 2020.
Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda seperti yang riwatkan
Sabda Rasulullah:
Dari Abdurrahman bin Samurah ia berkata, Nabi SAW bersabda “ Ya Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau minta menjadi pemimpin, karena jika engkau dijadikan pemimpin atas dasar permintaanmu, maka engkau menjadi terbebani, namun jika engkau dijadikan pemimpin tanpa permintaanmu engkau akan dibantu untuk mengatasinya” (HR. Bukhori)
Seorang Mustamin Bakri menyadari bahwa dirinya harus menjaga untuk tidak terlalu berambisi, itulah sebabnya Mustamin Bakri lebih memilih jalan senyap, Karena sadar dirinya tidak sempurna dan pernah melakukan kesalahan.
Mustamin Bakri nama ini tiba-tiba viral tepat sejak tanggal 28 Agustus 2020, tanpa ada yang menduga Mustamin Bakri bisa mendapat amanah rekomndasi dari dua partai pemenang pemilihan legislative 2019 di Natuna.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartato tiba-tiba mengumumkan Mustamin Bakri disandingkan dengan kader muda PAN yang menjabat wakil bendahara umum DPP PAN Derry Purnamasasi.
Padahal jauh-jauh hari Nama Musatmin justru tak diperhitungkan publik, berbagai perdebatan di medsos dan pembicraan publik hanya menyebut nama-nama figure politisi senior seperti Wan Siswandi birokrat senior, Ngesti Yuni Suprapti Ketua DPD II Golkar, Hadi Candra anggota DPRD Kepri dapil Natuna Anambas, Hamdi mantan pejabat senior Natuna dan Anambas, Subandi S.sos Kepala sartpol PP Kepri, hanya seputar nam diatas yang ramai diperbincangkan publik maju dalam Pilkada Natuna 9 Desember.2020.

Pendaftaran Mustamin Bakri disesi penjaringan internal DPD II Golkar Natuna hanya dianggap sebagai pelengkap bagi sebagian publik, meskipun Mustamin adalah sekretaris DPD II Golkar Natuna yang punya pengalaman sebagai anggota DPRD Natuna dan selama 22 tahun sudah mengabdi sebagai kader Golkar di Natuna.
“ Awalnya saya juga tak berambisi untuk maju sebagai calon Bupati Natuna, sebagai kader yang baik saya hanya meramaikan bursa penjaringan calonkada yang digelar DPD II Golkar Natuna..” Jelas Mustamin Bakri menjawab pewarta setelah dirinya mendaftar ke KPU Natuna. Minggu (6/09)
Viralnya statemen fenomena kotak kosong pasca kabar bergabungnya koalisi 7 partai yang mengusung pasangan Wan Siswandi dan Rodial Huda, justru membuat publik Natuna makin penasaran, dua nama kader Golkar Ngesti Yuni Suprapti dan Hadi Candra justru dipersepsikan publik akan mewakili Golkar maju dalam pilkada 2020. Saling klaim di dunia medsos makin memanas dengan munculnya berbagai pamlet gambar yang dimunculkan nitizen, seolah olah nitizen lah yang lebih tau dari Pimpinan Partai.

Ya, public terhenyak saat foto Mustim Bakri dan Derry Purnamasari tiba-tiba diumumkan sebagai pasangan yang direkomendasi DPP PAN dan DPP Golkar untuk maju di pilkada Natuna 2020.
Foto pertama yang beredar 28 Agustus 2020 di lini media sosial menunjukkan Mustamin Bakri dan Derry Purnamasari menerima rekomendasi dari ketua umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Jakarta disusul 2 hari kemudian foto Mustamin Bakri dan Derry Purnamasari menerima rekom dari DPP Golkar beredar luas di jejaring group whattsap lengkap dengan surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Proses itu makin mengerucut hingga pasangan ini secara resmi didaftarkan ke KPU Natuna oleh koalisi PAN dan Golkar, Minggu (6/09).




Komentar