Beranda / Politik / Dasco Tegaskan Isu Dirinya Gantikan Gibran sebagai Wapres Adalah Hoaks dan Pengalihan Isu

Dasco Tegaskan Isu Dirinya Gantikan Gibran sebagai Wapres Adalah Hoaks dan Pengalihan Isu

PROBATAM.CO, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat bicara mengenai kabar yang menyebut dirinya berpeluang menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Dasco dengan tegas membantah informasi tersebut dan menyebutnya sebagai berita bohong atau hoaks.

Isu mengenai kemungkinan Dasco menjadi calon wakil presiden muncul di tengah ramainya pemberitaan terkait dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Persoalan tersebut turut menyeret sejumlah nama pejabat kepolisian, di antaranya mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Ahrie Sonta, serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Eko Hadi Santoso.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dasco menilai munculnya kabar mengenai dirinya yang disebut-sebut akan menggantikan Gibran sebagai wapres merupakan bagian dari upaya mengalihkan perhatian masyarakat dari isu dugaan penyadapan ilegal.

Dalam pernyataannya yang dikutip pada Kamis (5/11), Dasco secara tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Ada upaya Pengalihan isu, Saya Pastikan Itu Hoax!!” tulis Dasco.

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Roy Suryo

Ia juga menyoroti adanya dugaan penggiringan opini publik dengan menggeser pembahasan dari persoalan penyadapan ilegal yang tengah menjadi sorotan menjadi isu pencalonan dirinya sebagai wakil presiden.

“Ada upaya Pengalihan isu dari Hot isu Penyadapan Ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres …” demikian pernyataan yang disampaikan Dasco melalui unggahannya.

Dengan pernyataan tersebut, Dasco menegaskan bahwa kabar mengenai dirinya yang akan menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden merupakan informasi tidak benar.

(lam/kumparan)

Jokowi Akui Merasa Dihina dan Direndahkan, Sebut 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement