PROBATAM.CO, Sragen – TERIK matahari siang tak menyurutkan semangat anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, Pelda Budi Santoso, Bati Tuud Koramil 02 Karangmalang dan warga saat menyiapkan umbul-umbul untuk penutupan program TMMD.
Di halaman rumah warga yang sederhana, bambu-bambu dibentangkan, kain merah putih dijahit dan dirapikan dengan penuh ketelitian, menjadi simbol semangat gotong royong yang selama ini hidup di tengah masyarakat.
Tidak ada pekerjaan yang dianggap kecil dalam pelaksanaan TMMD. Bahkan menyiapkan umbul-umbul pun dilakukan dengan penuh kebersamaan.
Tangan-tangan prajurit TNI yang biasanya memegang senjata, hari itu terlihat sibuk mengikat tali, meluruskan kain, hingga memastikan setiap umbul-umbul berdiri tegak menyambut penutupan TMMD Reguler ke-128.
Pelda Budi Santoso mengatakan bahwa penyiapan penutupan bukan sekadar kegiatan seremonial, namun bentuk penghormatan atas perjuangan bersama antara TNI dan rakyat selama pelaksanaan TMMD berlangsung.
“Umbul-umbul ini bukan hanya hiasan. Ini lambang semangat, lambang persatuan, dan bukti bahwa TMMD dikerjakan bersama rakyat,” ujarnya, Senin 18 Mei 2026.
Suasana penuh keakraban tampak jelas, anggota Satgas dan warga duduk bersila di atas paving halaman rumah sambil bekerja bersama tanpa sekat.
Sesekali terdengar canda ringan yang mencairkan suasana. Di balik kesederhanaan itu, tersimpan nilai besar tentang pengabdian dan cinta tanah air.
Selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, berbagai pembangunan fisik maupun nonfisik telah membawa perubahan besar bagi masyarakat. Jalan desa menjadi lebih baik, fasilitas umum semakin layak, dan hubungan emosional antara TNI dengan rakyat semakin kuat.
Kini menjelang penutupan, semangat itu justru terasa semakin hangat. Umbul-umbul merah putih yang tengah dipersiapkan seakan menjadi saksi bahwa TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan kebersamaan.
Di bawah panas matahari, tanpa mengenal lelah, para prajurit terus bekerja dengan hati. Sebab bagi mereka, keberhasilan TMMD bukan hanya selesai pada pembangunan, tetapi ketika senyum dan kebanggaan masyarakat dapat terus berkibar setinggi umbul-umbul merah putih di desa itu. Pb/Rie





Komentar