PROBATAM.CO, Batam – Wali Kota Arcadia, Eileen Wang, mundur dari jabatannya usai mengaku sebagai mata-mata China. Arcadia merupakan kota di pinggiran Los Angeles, California, dengan penduduk mayoritas keturunan China-Amerika.
Sidang kasus Wang digelar hakim federal pada Senin (11/5). Sidang dilakukan dengan menggunakan penerjemah bahasa Mandarin. Wang hadir di hadapan hakim magistrat federal.
Dalam persidangan hakim menginstruksikan pengacara untuk menyepakati tanggal sidang selanjutnya untuk Wang menyampaikan secara resmi menyampaikan pengakuannya. Jaminan ditetapkan sebesar 25 ribu USD.
Wang setuju untuk mengaku bersalah atas satu dakwaan kejahatan bertindak sebagai agen asing pemerintah Tiongkok tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Departemen Kehakiman AS. Dakwaan tersebut dapat dikenakan hukuman hingga 10 tahun penjara federal.
“Individu-individu di negara kita yang secara diam-diam menjalankan perintah pemerintah asing merusak demokrasi kita,” kata Jaksa Agung AS Bill Essayli saat mengumumkan kasus tersebut.
Dalam perjanjian pengakuan bersalah, Wang mengakui telah mempromosikan propaganda yang menguntungkan China “atas arahan dan kendali” pejabat pemerintah China dari akhir tahun 2020 hingga 2022, ketika ia terpilih untuk masa jabatan empat tahun di dewan kota Arcadia.
Secara khusus, ia membantu mengelola situs web bernama “U.S. News Center,” yang mengaku sebagai sumber berita yang sah untuk komunitas lokal yang mayoritas etnis China. Tapi sebenarnya merupakan corong pemerintah Beijing.
Wang menerima dan melaksanakan arahan dari pejabat pemerintah China untuk memposting konten pro-China di situs web tersebut. Termasuk artikel yang membantah laporan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Uyghur di wilayah Xinjiang, Tiongkok.
Wang juga merespons pujian dari pemerintah China dengan menyebut pimpinan.
Dalam menjalankan tugasnya, Wang bekerja sama dengan seorang bernama Yaoning “Mike” Sun, yang pernah ia sebut secara publik sebagai tunangannya. Sun sempat terdaftar sebagai penasihat keuangan kampanye.
Pada Februari, Sun dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena bertindak sebagai agen ilegal pemerintah asing.
Jaksa mengatakan terdapat tokoh Partai Komunis China bernama John Chen yang menjadi kontak Wang dengan Beijing. Menurut dokumen pengadilan Chen adalah anggota tingkat tinggi dari aparat intelijen China yang bertemu secara pribadi dengan Presiden China Xi Jinping.
Chen dijatuhi hukuman 20 bulan penjara pada November 2024 atas pengakuan bersalah serupa.
Sebuah pernyataan yang dirilis oleh pengacara, Wang meminta maaf dan menyesal atas kesalahan yang telah ia lakukan dalam kehidupan pribadinya.
Manajer Kota Dominic Lazzaretto mengatakan perbuatan Wang dilakukan sebelum dia dilantik sebagai Anggota Dewan Kota pada 2022. Ia memastikan tidak ada keuangan kota, staf, atau proses pengambilan keputusan yang terlibat dalam kasus tersebut.
Sumber : KUMPARAN





Komentar