Beranda / Lifestyle / Tradisi Unik, Festival Mancing Ngarong Perkaya Kearifan Lokal Batam

Tradisi Unik, Festival Mancing Ngarong Perkaya Kearifan Lokal Batam

PROBATAM.CO, Batam Tradisi budaya pesisir yang telah menjadi ikon Kampung Tua Teluk Mata Ikan kembali hadir melalui Festival Mancing Ngarong VI yang akan digelar pada Minggu, 12 Juli 2026 di Pantai Camar, Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Tahun ini, festival dikemas lebih meriah dengan menghadirkan Nonton Bareng (Nobar) Perempat Final Piala Dunia 2026 pertandingan Argentina melawan Swiss, bazar UMKM, hiburan musik, hingga pembagian doorprize dengan hadiah jutaan rupiah.

Festival Mancing Ngarong merupakan tradisi khas masyarakat pesisir Melayu yang diwariskan secara turun-temurun. Berbeda dengan memancing pada umumnya, peserta memancing sambil berjalan dan berendam di perairan dangkal menggunakan joran bambu tradisional. Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang tidak hanya diminati masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan Festival Mancing Ngarong menjadi salah satu agenda yang mampu memadukan pelestarian budaya dengan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

“Festival Mancing Ngarong merupakan kekayaan budaya masyarakat pesisir Batam yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya, edukasi, serta potensi besar sebagai daya tarik wisata yang mampu mendatangkan wisatawan ke Kota Batam,” ujar Ardiwinata.

Dipadati Warga, Festival Asia Afrika Bawa Bandung Semakin Mendunia

Menurutnya, kolaborasi antara festival budaya, kegiatan olahraga rekreasi, serta nonton bareng pertandingan Piala Dunia menjadi konsep yang menarik karena mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kami mengapresiasi kreativitas panitia yang mengemas Festival Mancing Ngarong bersama Nonton Bareng Perempat Final Piala Dunia 2026. Sinergi seperti ini menciptakan keramaian, menggerakkan UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di kawasan Teluk Mata Ikan,” katanya.

Ardiwinata menambahkan, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong agar berbagai tradisi lokal dapat berkembang menjadi event wisata unggulan yang masuk dalam kalender pariwisata Kota Batam.

“Kami berharap Festival Mancing Ngarong semakin dikenal secara nasional bahkan internasional. Potensi wisata bahari, budaya Melayu, kuliner pesisir, hingga keramahan masyarakat Teluk Mata Ikan merupakan kekuatan yang perlu terus dipromosikan agar Batam semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang beragam,” tambahnya.

Festival Mancing Ngarong VI akan dimulai pukul 08.00 WIB di Cafe Pantai Camar, Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Sambau, Nongsa. Selain perlombaan mancing tradisional, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM, hiburan musik, serta berkesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik.

BP Batam Dukung Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Perkuat Sport Tourism dan Persahabatan Indonesia–Singapura–Brunei-Malaysia

Kesuksesan penyelenggaraan Festival Mancing Ngarong pada tahun-tahun sebelumnya menjadi modal penting bagi penyelenggara untuk terus mengembangkan event ini sebagai salah satu atraksi wisata unggulan di kawasan Nongsa. Diharapkan, penyelenggaraan tahun ini mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat pesisir Batam. (*/hel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement