Beranda / Berita Utama / Terbaik Nasional Dalam Pelaksanaan IKN, Disdikbud Ogan Ilir Berkunjung ke SDN 003 Bengkong Batam

Terbaik Nasional Dalam Pelaksanaan IKN, Disdikbud Ogan Ilir Berkunjung ke SDN 003 Bengkong Batam


PROBATAM.CO, Batam – Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan mengunjungi SDN 003 Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kamis (4/5/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Kadisdikbud Ogan Ilir Sayadi S.sos menyampaikan apresiasi dan pujian terhadap kualitas dari SDN 003 Bengkong.

“Kami dari Dinas Pendidikan Ogan Ilir berkunjung ke Kota Batam terutama ke SDN 003 Bengkong karena sekolah ini terbaik nasional dalam pelaksanaan IKN. Hanya ada satu kata untuk SDN 003 Bengkong, yaitu luar biasa,” kata Sayadi.

Dia berharap, SDN 003 Bengkong tetap menjadi yang terbaik. Dan usai kunjungan ini, sekolah yang ada di Ogan Ilir bisa menyusul mengikuti.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam melalui Kabid Pendidikan SD, Mansur S.Pd menyambut baik rombongan dari Disdikbud Ogan Ilir tersebut.

“Kami dari Disdik Batam bahagia sekali dikunjungi oleh rombongan dari Kabupaten Ogan Ilir. Dalam Kegiatan hari ini kami berikan suguhan gelar karya dan pentas seni dalam rangka implementasi sekolah penggerak tingkat kota Batam,” katanya.

Mansur menyampaikan rasa ucapan terimakasih. Dia berharap kedepannya tidak akan ada kunjungan lainnya sehingga dapat saling bertukar pandangan dan juga bisa meningkatkan PAD bagi Kota Batam.

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) menurut Mansur, adalah kurikulum terbaik yang pernah ada karena menyiapkan anak didik terampil dalam berkresit sehingga nantinya akan dapat menghasilkan karya sendiri yang bermanfaat.

Kepala Sekolah SDN 003 Ria Murti mengatakan, makanan dan minuman yang di suguhkan itu adalah hasil-hasil terbaik dari anak-anak Didik.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

“Kami mencoba memperkuat karakter anak yang disebut P5 ( projek penguat profil pelajar Pancasila) yang mana itu adalah implementasi dari kurikulum merdeka yang sudah digaungkan oleh menteri pendidikan Nadim Makarin,” jelasnya.

Sambung Ria, Jadi melalui project P5 ini anak-anak memberikan pelayanan yang terbaik tidak hanya di pengetahuan tetapi juga di karakter anak.

“Kami sudah lama menjalankannya sehingga anak anak sudah bisa membuat seperti, minuman jahe, jamu yang dikenal dengan kunyit asam, minyak serai nah semuanya itu kami jadikan rumah obat keluarga atau yang kami singkat dengan TOGA,” urainya.

Pihaknya juga sudah memiliki taman sebagai sumber untuk belajar obat obatan tradisional dan masih banyak lagi yang lainnya. (hel)

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement