Beranda / Tanjung Pinang / Telusuri Jejak Peradaban Melayu, PWI Kepri Sukses Jalani Ekspedisi Pulau Penyengat 2026

Telusuri Jejak Peradaban Melayu, PWI Kepri Sukses Jalani Ekspedisi Pulau Penyengat 2026

PROBATAM.CO, BATAM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau sukses menggelar kegiatan Ekspedisi Eksplorasi Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Sabtu -Minggu (17/18 Oktober/2026).

Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus dan anggota PWI serta Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) dari berbagai daerah. Rombongan asal Batam memulai perjalanan dengan menyeberangi perairan Selat Riau menggunakan speedboat khusus.

Gubernur Ansar Ahmad dan Kapolda Kepri Irjen Suhendri bersama masyarakat foto bersama usai solat zuhur di Mesjid Sultan Riau, Pulau Penyengat, Minggu (18/10/2026). (Foto: pwi)

Setibanya di dermaga pulau bersejarah tersebut, rombongan langsung bergabung dengan pengurus PWI dari Tanjungpinang dan Bintan. Total sebanyak 50 peserta melebur dalam kebersamaan penuh kehangatan di pulau warisan budaya Melayu ini.

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menjelaskan bahwa ekspedisi ini merupakan langkah penting untuk menghimpun rekam jejak sejarah.

17 Oktober, Hari Kebudayaan Nasional: Merawat Akar, Menjaga Warisan dan Menyatukan Keberagam

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menggali potensi pariwisata di pulau tersebut.

Turis asal Jerman menyempatkan foto bersama Kasi Pariwisata PWI Kepri, Indra Helmi saat berkunjung ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Minggu (18/10/2026). (Foto: istimewa)

“Alhamdulillah, siang ini PWI Provinsi Kepri memulai kegiatan ekspedisi eksplorasi. Diharapkan nanti semua teman-teman akan menulis feature dan berita di masing-masing media. Dari hasil tulisan itu, nanti akan kita kumpulkan dan diterbitkan menjadi buku karya PWI Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Saibansah didampingi Kasi Pariwisata PWI Kepri, Indra Helmi, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan di pulau tersebut diisi dengan penelusuran berbagai situs cagar budaya. Mulai dari kawasan Masjid Raya Sultan Riau hingga kompleks pemakaman para tokoh dan pahlawan nasional. Peserta juga meninjau langsung geliat ekonomi kreatif masyarakat lokal seperti perajin gasing pangkah dan aktivitas penarik becak motor.

Dalam sesi penelusuran sejarah, para peserta mendapatkan wawasan mendalam dari tokoh adat setempat, Raja Malik. Beliau memaparkan mulai dari sejarah masa jaya penyengat, tentang makam siapa saja yang ada, hingga berbagai istilah masa lalu yang sudah terdistorsi zaman.

Minggu Kasih, Wakapolda Kepri Perkuat Kemitraan Polri dan Masyarakat

Rangkaian penjelajahan berlanjut dengan meninjau kawasan fasilitas pendukung dan rencana pengembangan pusat dokumentasi serta perpustakaan.

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani foto bersama pengurus PWI, dengan latar Mesjid Sultan Riau, Pulau Penyengat, Sabtu (17/10/2026). (Foto:pwi)

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, S.Sos., yang turut hadir mendampingi menambahkan, kegiatan ini dilakukan guna memperkuat konsep pariwisata regeneratif di Pulau Penyengat.

Ia turut menyampaikan apresiasi dan menaruh harapan besar kepada PWI Kepri agar insan pers terus mengambil peran strategis dalam mempromosikan pariwisata daerah.

“Harapan kita kepada teman-teman PWI Kepri, mari sama-sama kita gelorakan dan promosikan pariwisata Kepulauan Riau ini agar semakin maju, karena peran media sangat luar biasa dalam mengangkat potensi destinasi lokal kita ke kancah yang lebih luas,” harapnya. (*/pwi)

Kapolda Kepri Ziarah Ke Pulau Penyengat, Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement