Beranda / Berita Utama / Siliwangi Santri Camp, Kodam III/Siliwangi Gelar Kemah Bela Negara Santri Se Jabar-Banten

Siliwangi Santri Camp, Kodam III/Siliwangi Gelar Kemah Bela Negara Santri Se Jabar-Banten

PROBATAM.CO, Bandung – KODAM III/Siliwangi siap menggelar Program KKRI Siliwangi Santri Camp 2026, yang akan diikuti oleh 1000 santri dan santriwati dari berbagai Pondok Pesantren Se Jabar-Banten.

Siliwangi Santri Camp yang digelar di Rindam III/Siliwangi, Jalan Manado, berlangsung dari tanggal 17-19 April 2026 ini bekerjasama dengan Ikatan Alumni Lemhanas angkatan 62.

Disampaikan Sulhan, Kordinator Media dan Publikasi, santri merupakan pilar strategi bangsa yang memiliki kekuatan moral, spritual dan sosial dalam menjaga keutuhan negara Republik Indonesia.

“Dengan tema santri tangguh, religius, nasionalis sebagai kader KKRI untuk Indonesia berdaulat, Siliwangi Santri Camp menanamkan nilai nilai bela negara sesuai dengan kurikulum dari Kementrian Pertahanan,” ujar Sulhan, Kamis 16 April 2026.

Mimpi Memiliki Jamban, Satgas TMMD Ke-128 Wujudkan Harapan Sukarni

Kegiatan SSC, tambah Sulhan, dapat membentuk karakter santri yang disiplin, tangguh dan berjiwa nasionalis.

Menurutnya, beberapa materi akan diberikan selama SSC berlangsung, diantaranya wawasan kebangsaan, Pancasila dan UUD 45, Cinta Tanah Air, peran santri dalam pertahanan semesta dan KKRI serta peran santri dalam pertahanan non militer.

Disamping itu, tambahnya, diberikan juga materi Akhlak Santri dan Nasionalisme, peran Ulama dan Santri dalam NKRI serta Dakwah Kebangsaan.

Kodam III/Siliwangi sebagai satuan Komando Kewilayahan, memiliki mandat strategis dalam pembinaan teritorial serta penguatan komponen penguatan negara.

Melalui program KKRI, Kodam III/Siliwangi menjalankan fungsi pembinaan sumber daya manusia pertahanan, khusunya generasi muda.

Mimpi Memiliki Jamban, Satgas TMMD Ke-128 Wujudkan Harapan Sukarni

“Dengan pendekatan edukatif, humanis dan religius, SSC memadukan kurikulum bela negara Kementrian Pertahanan, pembinaan karakter santri, serta penguatan wawasan kebangsaan berbasis nilai nilai keislaman,” pungkasnya. (Pb/Rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement