PROBATAM.CO, Bandung – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan capaian Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan.
Berdasarkan laporan satuan, satgas berhasil menggagalkan berbagai kasus narkoba serta penyelundupan minuman keras, senjata, bahan bakar minyak, dan munisi selama bertugas.
Apresiasi disampaikan Pangdam saat upacara penyambutan personel purna tugas operasi Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan Tahun Anggaran 2026, di Lapangan Serka Dedy Unadi, Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Nomor 69, Bandung, Selasa 20 Oktober 2026.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas serta kesungguhan yang telah kalian tunjukkan selama melaksanakan tugas,” ujar Pangdam.
Merujuk laporan satuan tersebut, satgas berhasil menggagalkan lima kasus narkoba dengan barang bukti 520,1 gram, 36 kasus penyelundupan minuman keras sebanyak 8.484 botol/kaleng, serta 14 kasus penyelundupan senjata dengan barang bukti 14 pucuk senjata.
Selain itu, Satgas juga menggagalkan dua kasus penyelundupan BBM sebanyak 1.800 liter, tujuh kasus penyelundupan munisi sebanyak 874 butir, serta satu kasus pertambangan ilegal dengan barang bukti tiga unit ekskavator.
Pangdam menilai capaian itu mencerminkan kewaspadaan, kerja keras, dan kekompakan personel selama berada di wilayah operasi.
Menurut Pangdam, keberhasilan menjalankan tugas pengamanan perbatasan juga berkaitan dengan kemampuan prajurit membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta menjaga kehormatan TNI AD.
“Tugas pengamanan perbatasan bukanlah tugas yang ringan,” tegas Kosasih.
Ia menekankan bahwa pengalaman penugasan perlu menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, dan kesiapsiagaan.
Capaian operasi diharapkan Mayjen TNI Kosasih dapat mendorong prajurit terus memperbaiki kualitas pengabdian tanpa larut dalam kebanggaan atas keberhasilan yang telah diraih.
“Namun, saya tekankan, keberhasilan tersebut jangan membuat kita berpuas diri. Jadikan pengalaman selama penugasan sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin dan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap tugas yang akan datang,” tegas Mayjen TNI Kosasih yang akrab disapa Jenderal Santri.
Pangdam meminta agar personel segera melaksanakan konsolidasi secara menyeluruh setelah kembali ke satuan. Konsolidasi mencakup pemeriksaan kondisi prajurit serta pemeriksaan dan inventarisasi senjata, munisi, dan perlengkapan agar seluruhnya tercatat, aman, lengkap, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pemeriksaan kesehatan dan waktu pemulihan bagi prajurit juga menjadi perhatian, kata Pangdam, setelah itu, personel diarahkan menyesuaikan diri secara bertahap dengan rutinitas satuan sambil mempertahankan disiplin dan kesiapan menghadapi penugasan berikutnya.
Pangdam III/ Siliwangi Mayjen Kosasih juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga prajurit atas doa, dukungan, dan semangat yang diberikan selama penugasan di perbatasan.
Dukungan keluarga, lanjut Pangdam, dinilainya menjadi kekuatan penting bagi prajurit dalam menjalankan pengabdian.
“Selamat kembali ke home base dan selamat berkumpul bersama keluarga. Gunakan waktu ini untuk memulihkan kondisi, mempererat kebersamaan serta mempersiapkan diri menghadapi tugas dan tanggung jawab selanjutnya,” tutup Pangdam. Pb/Rie**





Komentar