PROBATAM.CO, Batam – Ratusan warga dari RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 di wilayah RW 07 Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, sempat menggelar aksi spontanitas pada Sabtu (19/9/2026) sore. Sekitar 100 warga nekat menghadang akses jalan utama menuju kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).
Aksi ini dipicu oleh kekesalan warga akibat matinya aliran air bersih di permukiman mereka dalam beberapa waktu terakhir. Suasana di lapangan sempat memanas saat warga menuntut kepastian dari pihak pengelola air mengenai kapan pasokan kebutuhan utama mereka bisa kembali normal.
Mendapat laporan mengenai aksi tersebut, Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra bersama Wakapolsek Nongsa AKP Ferry Supriadi, Kanit Samapta Iptu Yuliswan, Kanit Intelkam Ipda Donal, Kanit Binmas Ipda Wirpatman, Bhabinkamtibmas Sambau Bripka Andri, serta personel Ditpam Obvit Polda Kepri langsung bergerak menuju lokasi.
Kapolsek Nongsa tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Dengan pendekatan humanis, Eko Chandra kemudian menemui warga dan memfasilitasi dialog antara masyarakat dengan pihak terkait, termasuk perwakilan PT Air Batam Hilir (ABH) Batam Ismadi, perwakilan Nongsa Digital Park (NDP) Saut Samosir, serta Lurah Sambau Raja Zulkarnaen.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek meminta pihak PT ABH Batam memberikan penjelasan dan kepastian mengenai persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Pihak ABH menjelaskan gangguan pasokan air terjadi karena suplai dari Dam Nongsa menurun akibat kondisi kemarau.
Selain itu, terdapat pekerjaan terencana berupa penyambungan pipa Booster Pump di depan Kantor BNNP Kepri, kawasan Batu Besar. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap distribusi air ke sejumlah wilayah, termasuk Teluk Mata Ikan.
Sebagai langkah penanganan, PT ABH menyatakan akan menurunkan tiga tim teknis pada malam itu untuk mempercepat pekerjaan. Perusahaan juga menjanjikan pasokan air kembali normal sekitar pukul 00.00 WIB.
Sembari menunggu proses perbaikan, PT ABH juga langsung mengerahkan mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga Teluk Mata Ikan.
Upaya pendekatan dan mediasi yang dilakukan Kapolsek Nongsa akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 19.00 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib. Pertemuan kemudian dilanjutkan di Cafe Pantai Camar sekitar pukul 19.40 WIB untuk membahas langkah penanganan selanjutnya, termasuk pengawalan distribusi air kepada masyarakat.
Polsek Nongsa selanjutnya memastikan distribusi air menggunakan mobil tangki mendapat pengawalan sehingga bantuan dapat sampai kepada warga yang membutuhkan.
Ketua RT 01/RW 07 Kelurahan Sambau, Patasuang, mewakili warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kapolsek Nongsa dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat situasi yang sempat memanas dapat diredam melalui komunikasi dan dialog.
“Pak Kapolsek dan jajaran cepat turun ke lapangan dan langsung mendengarkan keluhan warga. Warga sebenarnya hanya ingin mendapatkan kepastian karena air merupakan kebutuhan utama. Dengan pendekatan yang dilakukan beliau, suasana yang awalnya cukup panas akhirnya bisa tenang,” ujar Patasuang.
Ia menilai langkah Kapolsek yang langsung mempertemukan warga dengan pihak terkait juga menjadi solusi agar persoalan tidak berkembang lebih jauh. Warga, kata dia, merasa terbantu karena keluhan mereka langsung disampaikan kepada pihak yang memiliki kewenangan menangani distribusi air.
“Kami mengapresiasi Kapolsek karena tidak hanya datang mengamankan situasi, tetapi juga ikut mencarikan solusi. Warga diberikan penjelasan dan ada langkah nyata berupa suplai air tangki sambil menunggu perbaikan. Ini yang membuat masyarakat akhirnya bisa menerima dan membubarkan diri dengan tertib,” katanya.
Untuk wilayah RT 01, RT 02 dan RT 03, aliran air dilaporkan mulai kembali mengalir. Sementara untuk RT 04, suplai air masih diupayakan secepatnya. Sebagai langkah sementara, kebutuhan warga RT 04 dibantu melalui distribusi air menggunakan mobil tangki.
Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga diminta menyampaikan setiap persoalan melalui jalur komunikasi yang tersedia, baik kepada Bhabinkamtibmas maupun langsung ke Polsek Nongsa.
“Saat ini distribusi air tangki masih berlangsung dengan pengawalan Polsek Nongsa. Situasi aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek. (*)
Editor: IW





Komentar