PROBATAM.CO, Batam = Dua helikopter Angkatan Laut Malaysia (Royal Malaysian Navy) atau TDLM, bertabrakan di udara saat latihan peringatan 90 tahun Angkatan Laut Malaysia.
Dilansir Reuters, Sabtu, insiden maritim yang terjadi pada 23 Maret 2024 tersebut mengakibatkan setidaknya 10 orang tewas.
Kecelakaan nahas itu terjadi saat kedua heli tersebut melakukan formasi saat latihan. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.45 pagi waktu setempat.
Diketahui helikopter yang mengalami kecelakaan berjenis AgustaWestland AW139 dan Eurocopter Fennec. Kedua helikopter tersebut jatuh di pangkalan militer TDLM, Lumut, tanpa menyisakan satu pun korban selamat.
Ada 10 orang korban tewas dalam kecelakaan ini, yang terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 orang kru freelance.
Agusta Westland AW139, juga dikenal sebagai M503-3 memiliki empat awak dan tiga penumpang, yaitu;
- Komandan Muhammad Firdaus bin Ramli
- Letnan Komandan Wan Rezaudeen Kamal bin Wan Zainal Abidin
- Lieutenant Commander Mohammad Amirulfaris bin Mohamad Marzukhi
- Petugas Surat Perintah II (AQM) Muhammad Faisol bin Tamadun.
- Warrant Officer II TNL Noorfarahimi binti Mohd Saedy (Penumpang)
- Petugas Kecil TNL Noor Rahiza binti Anuar (Penumpang)
- Tingkat Mampu JJM Joanna Felicia anak Rohna (Penumpang)
Sementara Eurocopter Fennec, ditumpangi 3 awak:
- Komandan Muhamad Amir bin Mohamad TLDM – PM Skuadron 502.
- Letnan Sivasutan a/l Thanjappan TLDM.
- Petugas Surat Perintah II TMK Mohd Shahrizan bin Mohd Termizi.
Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, menyebut kecelakaan itu sebagai sebuah kemalangan besar, dan menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada para korban.
Dari laporan penyelidikan dan hasil investigasi, terungkap penyebab terjadinya tragedi di dunia dirgantara tersebut;
Hasil investigasi awal menunjukkan kecelakaan disebabkan oleh kesalahan manusia (human error), khususnya dalam fase latihan terbang formasi.
Salah satu helikopter, yaitu Fennec, terbang tidak sesuai dengan ketinggian dan arah yang ditentukan, sehingga masuk ke jalur penerbangan helikopter Agusta Westland (HOM).
Akibatnya, rotor belakang Fennec menyenggol helikopter HOM, menyebabkan keduanya kehilangan kendali dan jatuh
Sumber : KUMPARAN




Komentar