PROBATAM.CO, Batam – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi (Arifah), mengusulkan perubahan posisi gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL menjadi di tengah.
Arifah menilai, penempatan gerbong perempuan di ujung depan dan belakang rangkaian kereta perlu dievaluasi kembali untuk meningkatkan aspek keamanan penumpang perempuan.
Pernyataan ini menyusul kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Dalam insiden ini, gerbong perempuan di bagian paling belakang KRL ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang.
“Kalau tadi kita ngobrol dengan KAI kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang supaya tidak terjadi rebutan tapi dengan peristiwa ini kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah jadi yang laki-laki di ujung yang depan belakang itu laki-laki jadi yang perempuan di tengah,” ujar Arifah usai mengunjungi korban di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4).
Pernyataan tersebut menjadi kontroversi publik.
Lalu siapa Arifah yang pernyataannya disorot netizen itu?
Arifatul ditunjuk sebagai anggota Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilakukan di Istana Negara, Jakarta pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Politikus kelahiran Madura pada 28 Juli 1969 ini adalah sosok perempuan yang memiliki peran signifikan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di kalangan perempuan.
Dia menempuh pendidikan S1 Fakultas Dakwah IAIN Yogyakarta dan Magister Komunikasi di Universitas Indonesia.
Arifatul merupakan sosok yang lekat dengan Nahdlatul Ulama. Dia pernah menjabat Sekretaris Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama.
Ia juga aktif di Majelis Alimat Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta terlibat dalam berbagai gerakan sosial, seperti Gerakan Nasional Anti Korupsi bersama NU dan Muhammadiyah.
Selain keterlibatannya dalam organisasi keagamaan, Arifatul juga menggeluti karier di bidang politik. Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pada Pilpres 2024. Atas perannya tersebut, ia kemudian masuk di jajaran Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Sumber : KUMPARAN




Komentar