Beranda / Ekonomi / Prabowo Optimistis Ekonomi Menguat, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif

Prabowo Optimistis Ekonomi Menguat, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif

PROBATAM.CO, Batam – Presiden Prabowo Subianto menilai penurunan harga minyak dunia yang terjadi setelah tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Kondisi tersebut dinilai dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Pernyataan itu disampaikan oleh Rosan Perkasa Roeslani usai menghadiri pertemuan antara Presiden dan jajaran direksi serta komisaris bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurut Rosan, Presiden menegaskan bahwa sektor perbankan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian nasional. Oleh karena itu, bank-bank Himbara diharapkan mampu mendukung berbagai program pemerintah dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan profesionalisme dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menyoroti kontribusi besar perbankan milik negara dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, seluruh aktivitas pembiayaan dan bisnis perbankan harus tetap berlandaskan prinsip prudensial guna menjaga stabilitas sektor keuangan.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya pemerataan manfaat kehadiran bank-bank Himbara bagi seluruh masyarakat. Menurut Rosan, akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan harus diberikan secara adil dan setara sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polisi Kasus Ijazah Jokowi

Di bidang ekonomi makro, Presiden menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional. Ia menilai situasi geopolitik global yang semakin kondusif berpeluang mengurangi tekanan terhadap perekonomian, termasuk melalui penurunan harga minyak dunia.

Rosan menjelaskan bahwa Presiden menyinggung kesepakatan yang dicapai antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemerintah Iran yang mendorong harga minyak turun hingga berada di bawah level US$80 per barel. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi sentimen positif bagi perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Presiden menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama yang perlu memperoleh dukungan pembiayaan dan pengembangan. Menurut Rosan, pemerintah ingin membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih mandiri dengan dukungan kuat dari sektor perbankan, khususnya bank-bank Himbara yang memiliki posisi penting dalam sistem keuangan nasional.

Ia menambahkan, peran Himbara tidak hanya terbatas pada fungsi intermediasi dan penyaluran kredit, tetapi juga berpengaruh terhadap arah pertumbuhan ekonomi serta implementasi kebijakan pembangunan dalam jangka panjang. Karena itu, Presiden berharap perbankan negara dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan perekonomian Indonesia yang berdikari dan berdaya saing.(lam)

BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement