PROBATAM.CO, Makassar – Memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian di wilayah Sulawesi Selatan, Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan menggelar Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Nonmanajerial (Jabatan Fungsional) serta Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Perhelatan khidmat tersebut berlangsung di Aula Pancasila Lantai 3 Kanwil Ditjen Imigrasi Sulsel, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (07/09/2026).
Sebanyak 93 pegawai secara resmi diambil sumpahnya dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang.

Rincian peserta yang dilantik terdiri dari 7 orang Pejabat Nonmanajerial/Jabatan Fungsional dan 86 orang PNS baru. Kegiatan turut dihadiri oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) keimigrasian se-Sulawesi Selatan serta pejabat manajerial di lingkungan Kanwil Imigrasi Sulsel.
Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Prosesi penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan PNS disaksikan oleh para saksi serta rohaniwan, kemudian dirangkaikan dengan penyematan tanda pangkat baru dan penyerahan SK secara simbolis oleh Kakanwil.

Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, mengucapkan selamat kepada para pegawai yang baru dilantik dan mengingatkan bahwa status PNS membawa tanggung jawab moral dan profesional yang besar.
Kakanwil menginstruksikan seluruh jajaran untuk senantiasa memegang teguh integritas, menerapkan budaya kerja PRIMA, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tugas fungsi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum keimigrasian di Sulawesi Selatan.

Friece Sumolang menegaskan bahwa penambahan kekuatan SDM yang baru dilantik ini harus menjadi energi segar untuk mewujudkan semangat Imigrasi untuk Rakyat.
Pengukuhan ini diharapkan mampu mendorong akselerasi kinerja di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) keimigrasian, sehingga masyarakat Sulawesi Selatan dapat merasakan pelayanan publik yang ramah, cepat, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik.
Acara ditutup dengan pembacaan doa, penayangan video kenangan pelatihan kesamaptaan, serta ucapan selamat dari para pimpinan instansi. (*/hel)





Komentar