Beranda / Berita Utama / Pemerintah Bahama Meminta Warga dan Wisatawan untuk Berlindung dari Badai Dorian

Pemerintah Bahama Meminta Warga dan Wisatawan untuk Berlindung dari Badai Dorian

Kekuatan Badai Dorian Tak Berkurang (Istimewa).

PROBATAM.CO, Batam-  Pemerintah Bahama meminta warga dan para wisatawan untuk mencari tempat berlindung yang aman atau menuju lokasi yang telah disediakan pemerintah, sebelum datangnya badai Dorian. 

Menurut lembaga kebencanaan Amerika Serikat Bahama adalah salah satu kawasan yang masuk dalam jalur perlintasan badai Dorian. 

Badai Dorian diperkirakan akan masuk ke Bahama pada hari Minggu, kedatangan badai ini akan didahului dengan hujan deras. Diperkirakan badai Dorian memiliki kecepatan 240 kilometer per jam, dan termasuk dalam badai kategori empat.

“Badai Dorian memiliki kekuatan yang besar untuk menghancurkan, ini termasuk badai yang berbahaya dan saat ini sedang mendekati Bahama,” ungkap Perdana Menteri Bahama, Hubert Minnis.

Minnis menambahkan, kurang lebih ada sekitar 73 ribu orang dan 21 ribu tempat tinggal yang terancam badai Dorian di Bahama.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Menurutnya petugas keselamatan tidak akan sanggup mengevakuasi seseorang jika ‘musuhnya’ adalah angin yang memiliki kecepatan ratusan kilometer per jam.

Itu sebabnya ia meminta seluruh wisatawan dan warga untuk segera berlindung mencari tempat titik yang aman, atau menuju tempat yang telah disediakan pemerintah.

Sementara itu kepala badan meteorologi Bahama, Jeffery Simmons, menyampaikan bahwa badai ini berpotensi membuat gelombang pasang di seluruh kawasan pesisir pantai Bahama.

“Kami telah meminta semua orang untuk menjauh dari kawasan pantai, sebab gelombang diperkirakan bisa naik hingga empat meter,” ungkap Jeffery.

Pariwisata adalah aset di Bahama, karena lebih dari 30 persen pendapatan negara ini berasal dari pariwisata.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Namun di balik keindahannya, tempat ini juga merupakan ‘jalur’ perlintasan berbagai badai yang memiliki kekuatan besar yang bisa menghancurkannya. 

Pada tahun 2016 Bahama digilas badai Matthew, kemudian di tahun 2017 Bahama dihantam oleh dua badai sekaligus yakni Irma dan Maria. Kondisi ini sempat membuat Bahama kehilangan wisatawan lebih dari 800 ribu orang. (arf)

Sumber : cnnindonesia.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement