Beranda / Nasional / Imigrasi Batam Hadiri dan Saksikan Acara Penyerahan 2 Nelayan WNI di Laut Internasional

Imigrasi Batam Hadiri dan Saksikan Acara Penyerahan 2 Nelayan WNI di Laut Internasional

Petugas Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam Hadiri dan Saksikan Penyerahan 2 Nelayan WNI di Laut Internasional, Senin (26/04/2021). (Photo:dok/imigrasi)

Perkuat Sinergi dengan Bakamla Zona Maritim Barat

PROBATAM.CO, Batam- Imigrasi Batam menghadiri dan menyaksikan acara penyerahan 2 Nelayan WNI oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APPM) atau lebih dikenal sebagai Pengawal Pantai Malaysia kepada Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Barat di sekitar perbatasan laut internasional Indonesia dan Malaysia, Senin (26/4/2021).

Imigrasi Batam diwakili Andri Yusuf selaku Kepala Seksi Pemeriksaan II dan sejumlah staff, juga perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Perikanan Kota Batam.

Turut hadir juga Komisaris Polisi Taufik Hidayat Afriansyah selaku Atase Polisi Indonesia, dan sejumlah perwakilan dari Konsulat Jendral Republik Indonesia di Johor Bahru.

Acara penyerahan dua WNI diserahkan langsung oleh Ketua pengarah Maritim Negeri johor, Laksamana Pertama Maritim Nurul Hizam Bin Zakaria dan diterima oleh Komandan Bakamla Zona Maritim Barat, Laksamana Pertama Hadi Pranoto, S.Sos., M.Si.(Han), bertempat di ruang Perwira KN Bintang Laut – 401.

𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐤𝐨𝐠𝐚𝐛𝐰𝐢𝐥𝐡𝐚𝐧 𝐈 𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚

Imigrasi Batam menghadiri dan menyaksikan acara penyerahan 2 Nelayan WNI oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APPM) atau lebih dikenal sebagai Pengawal Pantai Malaysia kepada Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Barat di sekitar perbatasan laut internasional Indonesia dan Malaysia, Senin (26/4/2021). (Photo: dok/imigrasi)

Setelah acara penyerahan dan penandatanganan Berita Acara usai, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara komandan dan anggota masing-masing kedua negara.

Sebelumnya, dua nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) sedang memancing di Wilayah Perairan indonesia, tanpa disengaja kapalnya hanyut sampai memasuki wilayah perairan Malaysia sehingga diamakan oleh APPM. (*/iin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement