Beranda / Batam / Hari Jadi Kepri, Batam Diajak Semarakkan Kota dengan Busana Melayu

Hari Jadi Kepri, Batam Diajak Semarakkan Kota dengan Busana Melayu

Menyemarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam mengimbau pegawai dan swasta memakai baju kurung melayu. Foto. MC Batam.

PROBATAM.CO, Batam – Suasana Kota Batam bakal semakin kental dengan nuansa Melayu menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat, instansi pemerintah hingga sektor swasta ikut menyemarakkan momentum tersebut.

Ajakan itu salah satunya diwujudkan melalui imbauan mengenakan baju kurung Melayu selama sepekan. Selain busana Melayu, berbagai lingkungan kerja dan tempat usaha di Batam juga diminta memasang atribut ucapan Hari Jadi Ke-24 Kepri.

“Melalui SE ini, Bapak Wali Kota Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, hingga institusi pendidikan untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan, Kamis (17/9).

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 46 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. SE yang ditandatangani Wali Kota Batam Amsakar Achmad itu merupakan tindak lanjut dari SE Gubernur Kepri Nomor B/100.3.4.1/57/B.ADPIM-SET/2026.

Salah satu poin yang diatur adalah penggunaan busana Melayu. Pegawai Pemko Batam, instansi vertikal, BUMN, BUMD hingga sektor swasta diimbau mengenakan baju kurung Melayu selama hari kerja pada 21 hingga 26 September 2026.

Pelabuhan Batam Catat Pertumbuhan, General Cargo Naik 8 Persen

Dengan imbauan tersebut, suasana Melayu diharapkan tidak hanya terlihat di lingkungan pemerintahan, tetapi juga menyebar ke berbagai aktivitas masyarakat di Kota Batam.

Tak hanya busana, Pemko Batam juga mengajak berbagai pihak menghias lingkungan masing-masing. Instansi pemerintah dan swasta, sekolah, perguruan tinggi, pemilik ruko hingga tempat usaha diimbau memasang baliho, spanduk maupun umbul-umbul ucapan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri.

Pemko Batam juga melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk ikut menyebarluaskan imbauan tersebut. Forkopimda, pengelola hotel, mal, restoran hingga ketua RT/RW se-Kota Batam diharapkan turut mengajak masyarakat berpartisipasi.

Rangkaian peringatan akan mencapai puncaknya melalui Upacara Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri yang digelar di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Kamis (24/9).

Upacara dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan baju kurung Melayu lengkap. Khusus peserta laki-laki, diwajibkan mengenakan tanjak.

Wakapolda Kepri Hadiri Pelantikan Pengurus PWI, Dorong Profesionalisme Insan Pers

Rudi mengatakan, secara umum terdapat empat poin utama yang diatur dalam SE Wali Kota Batam tersebut.

“Penggunaan baju Melayu, pemasangan atribut dan ornamen hiasan, pelaksanaan upacara bendera, serta materi dan logo. Empat poin tersebut terdapat dalam Surat Edaran Wali Kota Batam,” katanya.

Untuk mendukung penyebarluasan informasi, masyarakat maupun instansi yang membutuhkan materi publikasi resmi Hari Jadi ke-24 Kepri juga dapat mengunduh tema dan logo yang telah disediakan panitia melalui tautan resmi yang ditetapkan.

Pemko Batam berharap peringatan Hari Jadi Kepri tahun ini tidak hanya terasa di lingkungan pemerintahan. Semarak peringatan diharapkan hadir di pusat-pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan perdagangan, perkantoran, pendidikan hingga ruang publik.

Dengan keterlibatan berbagai elemen tersebut, nuansa Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri diharapkan semakin terasa di berbagai sudut Kota Batam melalui busana Melayu, ornamen peringatan maupun berbagai kegiatan yang digelar masyarakat. (*)

Doakan Peserta UKW Lulus Semua, Ketua DPRD Kepri Siap Perkuat Kolaborasi Bareng PWI Kepri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement