Beranda / Berita Utama / Gercep Atasi Dampak Kekeringan, Bupati Bandung Perintahkan Percepat Penanganan Air Bersih

Gercep Atasi Dampak Kekeringan, Bupati Bandung Perintahkan Percepat Penanganan Air Bersih

PROBATAM.CO, Kabupaten Bandung – PEMKAB Bandung bergerak cepat mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di wilayah.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi kinerja daerah yang dipimpin Bupati Dadang Supriatna, Pemkab Bandung menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah.

Dimulai dari BUMD, hingga pemerintah kecamatan harus merespons kebutuhan air bersih dan potensi krisis pangan masyarakat secara cepat dan tepat.

Dalam rapat tersebut, penanganan kekeringan dan pemenuhan pelayanan dasar menjadi salah satu fokus utama pembahasan.

Wakil Kepala Batam Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari optimalisasi pemanfaatan pompa air, perbaikan infrastruktur pipanisasi, hingga penyediaan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan transparan, Bupati menginstruksikan pemanfaatan layanan hotline pengaduan yang terhubung langsung dengan grup koordinasi lintas perangkat daerah.

Melalui sistem tersebut, setiap laporan masyarakat terkait gangguan saluran air maupun kebutuhan sarana air bersih dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait dan Perumda Air Minum Tirta Raharja.

“Saya kirimkan langsung ke grup. Nanti kan grup itu bisa memberikan solusi, di mana tempat pipanisasi, di mana tempat yang butuh pompa,” ujarnya, Senin 20 Juli 2026.

Selain itu, Bupati juga meminta Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk aktif menyampaikan perkembangan penanganan di lapangan melalui media digital.

Berbagai Kalangan Ikut Andil Dalam Publikasi, Ini Yang Dilakukan Konten Kreator Hasan Sule Di Lokasi TMMD

Menurutnya, informasi yang disampaikan secara terbuka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan respons cepat pemerintah.

“PDAM silahkan bikin video Saya bikin video IG, misalkan ada yang putus salurannya, silakan langsung cek oleh Pak Dirut, Pak Dirut sampaikan hasil before-after-nya,” tegasnya.

Selain membahas penanganan kekeringan, rapat evaluasi juga menyoroti penyelarasan dan efisiensi anggaran daerah guna menjaga keberlangsungan program prioritas.

Pemkab Bandung saat ini tengah melakukan pemetaan anggaran menyusul adanya defisit daerah serta penurunan Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa anggaran untuk pelayanan dasar dan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat tidak akan dikurangi.

Sasaran Non Fisik, Kopda Rudi Berikan Sosialisasi Kedirgantaraan Di SMPN 12 Cibinong

“Hari Rabu kita finalisasi. Hari ini dan besok untuk mapping, mana yang kira-kira tidak manfaat, itu efisiensi,” katanya.

Dalam upaya menjaga stabilitas pendapatan daerah, Pemkab Bandung juga terus memperkuat kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak daerah, khususnya dari sektor pariwisata.

Menutup arahannya, Bupati Dadang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) dan penguatan literasi digital di seluruh perangkat daerah.

Ia menginstruksikan BKPSDM untuk merumuskan program pelatihan yang mampu meningkatkan profesionalisme ASN agar lebih responsif, adaptif terhadap teknologi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Peningkatan kualitas SDM yang profesional dan paham tentang digitalisasi itu betul dan harus dilakukan,” pungkas Bupati Dadang Supriatna. Pb/Rie*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement