PROBATAM.CO, Batam – Camat Lubuk Baja Novi Hasmadyastuti bersama staf dan para lurah se wilayah kecamatan Lubuk Baja, melakukan sosialisasi Batam New Normal dengan mendatangi langsung rumah-rumah ibadah dan pelaku usaha yang ada di kecamatan padat penduduk tersebut.
Novi bersama jajarannya serta dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas, RT/RW dan Satpol PP BKO Kecamata, mereka mengumpulkan surat pernyataan pelaku usaha dan rumah ibadah di wilalay kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Tampak pelaku usaha maupun rumah ibadah yang didatangi koperatif dan menyambut gembira tentang new normal.

Kegiatan ini dilakukannya guna menindaklanjuti rapat bersama Wali Kota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam H. Muhammad Rudi bersama Kakanmenag Kota Batam, MUI, tokoh lintas agama di Engku Puteri, Selasa (26/5/2020) pagi,
“Unsur Personel yang terlibat Sekcam, seluruh Lurah tim Kecamatan dan Kelurahan, Babinsa, Babinkamtibmas, RT RW, Satpol Kecamatan,” kata Camat Lubuk Baja, Novi Hasmadyastuti kepada PROBATAM.CO, Selasa (26/5/2020) sore.
Camat perempuan satu-satunya di Kota Batam ini menjelaskan, adapun maksud dan tujuan kegiatan yang mereka laksanakan untuk mensosialisasikan Batam New Normal dan mengumpulkan surat pernyataan pelaku usaha dan rumah ibadah di wilayah kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.
Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengatakan dalam menerapkan tatanan hidup normal baru (New Normal) mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam bekerja, semua ASN ini bertugas mengedukasi warga agar tetap patuh protokol kesehatan.

“Hari ini saya sengaja menginstruksikan semua ASN masuk untuk menjalankan tugas berat ini,” kata Rudi saat mimpin rapat bersama ASN di panggung utama Dataran Engku Putri Batam Center, Batam, Kepri, Selasa (26/5/2020).
Ia ingin, dengan jumlah ASN yang banyak, dapat ditugaskan di semua kecamatan se-Kota Batam. Ia memaparkan, untuk memulai tugas ini, harus mulai dari masing-masing ASN untuk menerapkan new normal tersebut.
“Secara umum, sudah saya sampaikan ke ASN terkait tatanan hidup normal baru ini. ASN Tetap pakai masker serta menjaga jaga jarak,” ujarnya.
Di kesempatan itu, Rudi menekankan ada tiga hal yang perlu diterapkan di tengah masyarakat. Pertama, wajib memakai masker hal ini didasari aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sehingga perlu disampaikan agar warga tetap mamatuhi ini.

“Kemudian yang kedua, jaga jarak termasuk di rumah ibadah. Hari ini saya kumpulkan semua ulama dan imam masjid terkait ini,” ujarnya.
Bahkan, untuk tempat ibadah ini, pihaknya akan membuka dalam waktu dekat ini. Sementata pusat keramaian lain seperti pelabuhan, mal dan sebagainya dibuka pada tanggal 15 Juni nanti.
“Dan yang ketiga, semua ASN harus mengedukasi warga menerapkan pola hidup bersih dan rajin berolahraga,” ujarnya.
Langkah-langkah ini, kata Rudi, sebagai upaya persiapan pelonggaran 15 Juni nanti. Alasannya, agar seluruh kegiatan baik sosial dan ekonomi bahkan keagamaan di Batam bisa mulai berjalan kembali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Semua sudah mengeluh ke kami, bagaimana mau bayar air, bagaimana bayar listrik, semua sudah terdampak, jadi kita bertekad nanti kita buka semua aktivitas di Batam,” kata Rudi.
Dengan begitu, di sisa waktu hingga 14 Juni nanti, semua akan bertugas bagaimana Batam bersih dari Covid-19. “Yang sakit jadi sembuh, yang sehat makin bugar,” kata dia.(iin/mcb)




Komentar