Beranda / Nasional / Bukan Sekadar Foto, BP Batam Dorong Humas Pemerintah Bercerita Lewat Visual

Bukan Sekadar Foto, BP Batam Dorong Humas Pemerintah Bercerita Lewat Visual

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto. Humas BP Batam.

PROBATAM.CO, Jakarta – Di tengah derasnya arus informasi, foto bukan lagi sekadar pelengkap berita atau dokumentasi kegiatan. Visual yang kuat dapat menentukan bagaimana publik memahami pesan dan menilai sebuah institusi. Berangkat dari kebutuhan itu, Kantor Penghubung Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Forum Interaktif Kehumasan bertajuk ‘Dari Lensa ke Publikasi’ di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

“Fotografi bukan sekadar merekam kegiatan, tetapi bagaimana sebuah pesan dapat tersampaikan dengan kuat, jelas, dan mudah dipahami masyarakat. Karena itu, kemampuan komunikasi publik dan dokumentasi visual perlu terus diperkuat,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, saat membuka kegiatan.

Forum tersebut diikuti 60 peserta, terdiri atas insan kehumasan dari 24 unit kerja di lingkungan BP Batam serta perwakilan sembilan kementerian dan lembaga di Jakarta. Kehadiran lintas instansi ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperluas jejaring komunikasi publik di lingkungan pemerintahan.

BP Batam menghadirkan dua praktisi fotografi profesional, Ridha N. Kusumabrata dan Agung Nugroho. Keduanya membagikan pengetahuan mengenai aspek teoritis dan praktis fotografi, mulai dari pemahaman dasar hingga penerapannya untuk menghasilkan dokumentasi visual yang mendukung publikasi institusi.

Bagi humas pemerintah, tantangannya bukan hanya menghasilkan foto yang bagus, tetapi juga memastikan visual tersebut relevan dengan pesan yang ingin disampaikan. Foto yang tepat dapat memperjelas informasi, memperkuat narasi, sekaligus membantu masyarakat memahami kegiatan dan kebijakan pemerintah.

INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan Nasional

Ariastuty menegaskan, fungsi kehumasan memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, komunikasi publik perlu dibangun melalui penyampaian informasi yang efektif, sinergi, serta hubungan kerja yang kuat antarlembaga.

Ia berharap forum ini dapat memperkaya perspektif peserta dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan dokumentasi visual, sehingga hasil kerja kehumasan semakin berkualitas dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

“Harapan saya, para narasumber dapat menjadi sumber pengetahuan bagi peserta untuk meningkatkan kapasitas komunikasi publik dan menghasilkan dokumentasi visual yang berkualitas,” kata Ariastuty.

Tak berhenti pada pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik fotografi di area hotel dengan pendampingan kedua narasumber. Sesi ini memberi kesempatan kepada peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara langsung.

Melalui forum ‘Dari Lensa ke Publikasi’, BP Batam mendorong agar penguatan kapasitas humas berjalan seiring dengan kolaborasi lintas instansi. Sebab, komunikasi publik yang efektif tidak hanya ditentukan oleh informasi yang disampaikan, tetapi juga oleh cara pesan itu dikemas, dipahami, dan diterima masyarakat. (*)

Pemkab Bandung Siapkan Gedung Eks RSUD Soreang Jadi SMPN 5

Editor: IW

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement