Beranda / Nasional / Biaya Haji 2027 Diproyeksikan Naik 10-15 Persen, Layanan Jemaah Juga Ditingkatkan

Biaya Haji 2027 Diproyeksikan Naik 10-15 Persen, Layanan Jemaah Juga Ditingkatkan

PROBATAM.CO, Batam – Biaya penyelenggaraan ibadah haji pada 2027 diperkirakan mengalami kenaikan. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyebut kenaikan tersebut berada di kisaran 10 hingga 15 persen.

“(Kenaikan biaya haji) antara 10 sampai 15 persen,” kata Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Irfan, kenaikan biaya tersebut dipengaruhi sejumlah perubahan biaya di Arab Saudi. Faktor yang diperhitungkan antara lain harga bahan bakar minyak (BBM), harga berbagai komoditas, serta perubahan tarif layanan.

Meski biaya haji diperkirakan meningkat, pemerintah berupaya agar kenaikan yang dibayarkan jemaah tidak terlalu besar. Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengatur kembali komposisi penggunaan nilai manfaat.

Irfan menyebut pemerintah mempertimbangkan kembali skema yang diterapkan pada 2022 setelah pandemi Covid-19, ketika pembagian nilai manfaat berada di kisaran 60 persen yang dibayarkan jemaah dan 40 persen berasal dari nilai manfaat.

Ajudan Gubernur Maluku Minta Maaf Usai Sebut Mahasiswa ‘Monyet’

“Itu pun kita upayakan pembagiannya dengan nilai manfaat itu bisa berbeda dengan tahun kemarin. Kita kembali ke tahun 2022 ketika pasca Covid di mana komposisi pembagian nilai manfaat hampir 60 persen yang dibayar jemaah 40 persen. Dan ini kita upayakan ke sana,” papar Irfan.

Ia berharap penerapan skema tersebut dapat menekan beban yang harus ditanggung jemaah meskipun biaya penyelenggaraan secara keseluruhan mengalami kenaikan.

“Kalau itu bisa kita laksanakan tentu tidak memberatkan jemaah, kenaikan pun mungkin sangat sangat tidak terlalu signifikan,” lanjutnya.

Selain penyesuaian biaya, pemerintah juga menargetkan adanya peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji pada 2027. Salah satu yang menjadi perhatian adalah layanan di Armuzna.

“Tentu, pelayanan di Armuzna, pasti itu berbeda. Tenda-tendanya berbeda, kasurnya berbeda ukuran ukurannya. Kemudian layanan lain kita berharap makan juga konsumsi akan ada sedikit peningkatan. Tapi semua tergantung pembicaraan kita dengan tim di Panja Banja,” ungkapnya.

BI Salurkan Insentif Rp 446,5 Triliun ke Perbankan hingga Awal Agustus 2026

Sebagai gambaran, pada penyelenggaraan haji 2026, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) rata-rata ditetapkan sebesar Rp87.409.365 per jemaah. Dari jumlah tersebut, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan langsung oleh calon jemaah rata-rata mencapai Rp54.193.806.(lam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement