Beranda / Nasional / Berpacu Dengan Waktu, Satgas TMMD Bersama Warga Siang-Malam Tuntaskan Pengecoran Jalan

Berpacu Dengan Waktu, Satgas TMMD Bersama Warga Siang-Malam Tuntaskan Pengecoran Jalan

PROBATAM.CO, JAWA TENGAH – Satu minggu menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Satgas TMMD berpacu dengan waktu menuntaskan pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno.

Meski hari mulai gelap, anggota Satgas TMMD bersama warga tetap melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan dengan sistem lembur. Penerangan seadanya tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

Suara mesin molen dan aktivitas anggota Satgas serta warga masih terdengar di lokasi, material terus diaduk, diangkut, kemudian dituangkan pada badan jalan.

Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan mengatakan, lembur dilakukan sebagai bentuk keseriusan Satgas TMMD dalam mengejar progres pekerjaan menjelang penutupan program.

Menurutnya, waktu pelaksanaan TMMD tinggal sekitar satu minggu lagi, karena itu, kami bersama seluruh anggota Satgas dan masyarakat terus berupaya mengejar target pekerjaan.

Apel Gabungan: ASN Batam Diminta Lebih Responsif, Program Prioritas Dipercepat

“Jika kondisi memungkinkan, pekerjaan kami lanjutkan hingga malam hari,” kata Kapten Eko, Kamis 6 Agustus 2026.

Ditegaskan Danramil, lembur bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dikerjakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Watuduwur.

“Kami tidak ingin hanya mengejar cepat selesai, tetapi kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan sasaran ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan dan antusiasme masyarakat menjadi penyemangat bagi Satgas TMMD untuk terus bekerja hingga seluruh sasaran yang telah diprogramkan dapat diselesaikan.

“Harapan kami, jalan ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga, terutama untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, akses pertanian, pendidikan dan perekonomian masyarakat,” tutup Kapten Inf Eko Setiawan.pb/ Rie

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement