Beranda / Tanjung Pinang / Bantu Warga Tekan Belanja Dapur, Pasar Murah Tanjungpinang Bakal Digelar Berkala

Bantu Warga Tekan Belanja Dapur, Pasar Murah Tanjungpinang Bakal Digelar Berkala

Suasana pasar murah dan wisata kuliner di Tanjungpinang semakin semarak dengan kuis yang digelar Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura. Warga yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah dua karung beras. Foto. Haris Armanda/ Jaringan Media

PROBATAM.CO, Tanjungpinang – Upaya memenuhi kebutuhan dapur dengan harga terjangkau mendapat angin segar melalui pasar murah dan wisata kuliner di halaman Ramayana, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Tak hanya menawarkan bahan pangan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Beras dan minyak goreng menjadi sejumlah komoditas yang dijual dalam kegiatan yang melibatkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tanjungpinang, dan Karang Taruna tersebut. Selain berbelanja kebutuhan pokok, pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner dari stan yang disediakan pelaku usaha lokal.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, berharap kegiatan itu tidak berhenti sebagai agenda sesaat. Ia mendorong pasar murah dan wisata kuliner digelar secara berkala agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan gerakan pangan dan wisata kuliner ini dapat kita adakan setiap dua minggu sekali di Kota Tanjungpinang,” kata Nyanyang saat menghadiri kegiatan tersebut, Minggu (11/10/2026).

Menurut Nyanyang, kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha menjadi salah satu cara untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Di saat bersamaan, kegiatan seperti ini diharapkan memberi kesempatan kepada UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

PLN Tanjungpinang Tunggu Pemulihan Pasokan Listrik dari Batam, PLTD Air Raja Dioperasikan

Bagi masyarakat, daya tarik utama pasar murah terletak pada harga barang yang ditawarkan. Kepala Perwakilan BUMA Wilayah Kepulauan Riau, Beck Stevie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah menjaga stabilitas harga pangan dan menekan tekanan inflasi.

“Kami sebenarnya berfokus pada upaya membantu pemerintah dalam menjaga inflasi. Karena itu, kami berupaya membantu mengatasi persoalan ekonomi agar masyarakat dapat menikmati harga pangan yang terjangkau,” ujar Beck.

Ia menjelaskan, barang yang dijual di stan BUMA ditawarkan dengan mengacu pada harga grosir tanpa mengambil keuntungan. Persediaan yang disiapkan disebut mencapai sekitar dua hingga tiga ton, meski rincian jenis dan volume masing-masing komoditas tidak dijelaskan.

Tak hanya menjual bahan pangan, BUMA juga membagikan paket sembako kepada masyarakat. Langkah ini menjadi tambahan bantuan bagi warga yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah pengeluaran sehari-hari.

Salah seorang warga, Eli, mengaku terbantu dengan keberadaan pasar murah tersebut. Ia membeli beras di stan BUMA dan menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Kepri yang hadir dalam kegiatan itu.

PLN UP3 Tanjungpinang Pulihkan Pasokan Listrik Secara Bertahap, Sejumlah Wilayah Kembali Menyala

“Terima kasih, ini sangat membantu kami, Pak Nyanyang,” ujar Eli.

Di luar transaksi bahan pangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan calon pembeli. Stan kuliner dan produk UMKM menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemasaran, terutama bagi usaha yang masih kesulitan menjangkau konsumen.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pasar murah dan wisata kuliner dapat menjadi sarana promosi bagi UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun hubungan langsung dengan konsumen.

Ia mengingatkan pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan kesempatan berjualan, tetapi juga menjaga kualitas produk, menawarkan harga yang bersaing, dan terus berinovasi. Dengan begitu, peluang promosi yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing usaha.

Ketua DPC HKTI Tanjungpinang, M. Sadmi Al Qoyum, mengatakan kegiatan ini turut dilatarbelakangi keinginan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

Pasokan Listrik Bintan Bergantung pada Sistem Batam–Bintan, PLN Percepat Pemulihan

Menurut dia, keterbatasan akses pemasaran masih menjadi salah satu tantangan bagi sebagian UMKM. Karena itu, kegiatan yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan memperluas jangkauan konsumen.

Ketua Ansor Kepulauan Riau, Sumarno Gareng, juga berharap kolaborasi antara Ansor, HKTI, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat. Ia menilai keterlibatan organisasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi seperti ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

Suasana kegiatan semakin semarak ketika Nyanyang menggelar kuis bagi warga yang hadir. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa dua karung beras.

Panitia berharap pasar murah dan wisata kuliner dapat terus digelar secara berkala. Meski Wakil Gubernur mendorong pelaksanaan setiap dua minggu, terdapat pula rencana penyelenggaraan setiap dua hingga tiga minggu sekali. Jadwal kegiatan berikutnya belum dirinci.

Ke depan, konsistensi pelaksanaan, ketersediaan barang, dan harga yang benar-benar terjangkau akan menjadi faktor penting agar kegiatan ini tidak sekadar ramai saat digelar. Pasar murah diharapkan membantu kebutuhan rumah tangga, sementara wisata kuliner dapat menjadi ruang tumbuh bagi UMKM Tanjungpinang. (*)

Editor: IW

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement