Beranda / Bisnis / ARTOTEL Batam Tawarkan Paket Menginap 24 Jam, Harga Mulai Rp1 Jutaan

ARTOTEL Batam Tawarkan Paket Menginap 24 Jam, Harga Mulai Rp1 Jutaan

ARTOTEL Batam menawarkan program 24 Hours More dengan tarif mulai Rp1.029.000 nett per kamar per malam. Paket ini mencakup kredit makanan dan minuman Rp200 ribu, minibar gratis, serta parkir gratis.

PROBATAM.CO, Batam – ARTOTEL Batam menghadirkan program 24 Hours More bagi masyarakat yang ingin menikmati pengalaman menginap lebih fleksibel. Dengan tarif mulai Rp1.029.000 nett per kamar per malam, tamu bisa menikmati waktu menginap selama 24 jam penuh, lengkap dengan kredit makanan dan minuman senilai Rp200 ribu.

General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, mengatakan program ini menyasar tamu yang ingin menikmati staycation, bekerja dari suasana berbeda, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang terdekat tanpa terburu-buru mengejar jadwal check-out.

“Melalui 24 Hours More, kami ingin memberikan pengalaman menginap yang lebih fleksibel bagi para tamu. Dengan waktu 24 jam penuh, tamu dapat menikmati staycation tanpa harus terburu-buru mengejar waktu check-out,” ujarnya.

Melalui paket ini, tamu dapat melakukan check-in mulai pukul 14.00 WIB dan check-out pukul 14.00 WIB pada hari berikutnya. Selain kredit F&B Rp200 ribu, paket tersebut juga mencakup minibar gratis dan fasilitas parkir gratis.

Meski demikian, harga paket belum termasuk sarapan. Kredit makanan dan minuman dapat digunakan untuk menikmati hidangan selama menginap sesuai ketentuan hotel.

Said Abdullah Kritik Keputusan MSCI terhadap BEI: Bukan Lembaga yang Sempurna dan Kebijakannya Bisa Dikritisi

Program 24 Hours More berlaku untuk pemesanan dan periode menginap hingga 30 November 2026, khusus Senin hingga Kamis. Penawaran hanya tersedia pada tanggal tertentu dengan jumlah kamar terbatas, mengikuti ketersediaan hotel.

Untuk reservasi, calon tamu dapat menghubungi happening.batam@artotelindonesia.com, WhatsApp 0811 7218 881, atau melalui Instagram @artotelbatam. (*)

Editor: IW

RI Berisiko Turun dari Emerging Market ke Standalone Market, Ini Langkah Pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement