> Berdayakan eks Napi (WBP) Jadi Sekurity Diperusahaan dan Instansi
PROBATAM.CO, Tanjungpinang– Pada saat melaksanakan kunjungan ke Propinsi Kepri dalam rangka Peresmian IP dan Tourism, Menteri Hukum dan HAM RI menyempatkan diri melakukan kunjungan ke UPT Pemasyarakatan yaitu ke Lapas Narkotika kelas IIA Tanjung Pinang, Sabtu (17/6/2023).
Menkumham Yasonna H Laoly didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, KakanwilKumham Kepri Syaffar Muhammad Godam, diterima oleh Kadivpas Kepri Dwinastiti H dan Kepala UPT Pas se Kepri.
Pada kesempatan tersebut Memkumham memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rehab WB Kasus Narkoba serta berdialog dengan 3 orang mantan warga binaan berseragam Satpam (security) yang hadir ditempat kegiatan.
Menkumham sangat senang setelah dijelaskan oleh Kakanwil dan Kadivpas Kemenkumham Kepri bahwa 3 orang security tersebut adalah mantan WB yang berkelakuan baik yang direkomendasikan menjadi security yang profesional, bersertifikat dan bekerja pada perusahaan bonafid di kota Batam.
Dengan perasaan bangga dengan mata berkaca kaca Menkumham berdialog langsung, bagaimana anda bisa bekerja sebagai security?, dijelaskan bahwaw semua itu tidak terlepas dari peran dan dukungan serta pembinaan yang dilakukan selama mereka menjalani Pidana di Lapas dan oleh jajaran divisi Pas kanwil kemenkumham Kepri melalui pembinaan kepribadain dann kemendirian serta program pembimbingan dan pengawasan oleh Bapas kelas II Tanjungpinang.
Dalam hal ini Bapas Tanjungpinang bekerjasama dengan kelompok masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMAS LIPAS ) yaitu PT.Putra Tidar Perkasa yang merupakan perusahaan bergerak dibidang jasa pengamanan.
Pada akhir dialog Menkumham berpesan agar para security tersebut tetap menjaga integritas agar kepercayaan kepada mantan warga binaan terus meningkat di tengah masyarakat, karena hal tersebut akan membuka jalan bagi klien Bapas dan mantan- mantan warga binaan lainnya.
Selain mengaresiasi program tersebut, Menkumham juga memberi apresiasi dan berjanji untuk membantu kanwil Kemenkumham Kepri melalui divisi pas untuk merealisasikan program besarnya yang akan mendirikan welding school ( tempat pelatihan tenaga las baja ) yang nantinya dapat mencetak tenaga welding yang profesional dari mantan warga binaan yan banyak di butuhkan di wilayah Kepri.
Bentuk apresiasi Menkumham saat itu juga lansung membicarakannya dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang saat itu mendampingi kunjungan Menkumham dan langsung mendapat tanggapan positif.
” Semoga rencana besar dan program- program lain dari divisi Pemasyarakatan kanwil kemenkumham Kepri kedepan akan terwujud. Insya allah. (*/iin)




Komentar