PROBATAM.CO, Batam– Arjuna, putra Sulung H. Permata mewakili keluarga besar Pihak keluarga dan kerabat didampingi Ketua BPD KKSS Kota Batam, Masrur Amin, SH, MH tadi malam, ke Mapolda Kepri untuk melaporkan insiden tewasnya Jumhan Bin Selo alias H. Permata (62).
Laporan atas nama Arjuna resmi diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Kepri dengan Nomor: STTLP / 06/ I / 2021 / SPKT-Kepri yang ditandatangani oleh Ka Siaga I SPKT AKP P. Tarigan, SH, pada tanggal 15 Januari 2021.
Adapun Pokok Perkara yang dilaporkan pihak keluarga adalah Dugaan Tindak Pidana Pembunuhan terhadap H Jumhan Bin Selo alias Haji Permata.
Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, M.Si yang dikonfirmasi PROBATAM.CO, Sabtu (16/1/2021) pagi membenarkan adanya laporan polisi dari pihak keluarga H. Permata.
” Iya, untuk pengaduan tadi malam benar pihak keluarga membuat Laporan Polisi (LP) di Mapolda Kepri,” kata Harry Goldenhardt, menjawab media ini.
Dijelaskan Harry, laporan polisi tersebut sebagai dasar untuk dilakukan otopsi terhadap korban (Jumhan Bin Selo alias H. Permata).
“Dan Laporan Polisi tersebut sebagai dasar (Kepolisian) untuk dilakukannya otopsi,” ungkap Harry Goldenhardt.
Jenazah tokoh Sulawesi Selatan yang juga mantan Ketua BPD Kota Batam, pada periode sebelumnya itu, Jumat (15/1/2021) pukul 18.30 WIB tiba di Batam disambut ratusan keluarga, kerabat dan masyarakat Kota Batam di pelabuhan rakyat Tanjungsengkuang, milik Almarhum.
Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 5 jam, menggunakan speed boat kayu dari Tembilahan, Provinsi Riau dibawa ke rumah duka Komplek Bella Vista, Batam Center, Batam, untuk di swab (PCR) lalu malam itu dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk diautopsi.
“Barusan kita sudah buat LP (Laporan Polisi) di Polda Kepri terkait kejadian yang menimpa pak H. Permata. Saya OTW kembali ke Bella Vista Batam Center (rumah duka almarhum),” kata Masrur Amin, menjawab PROBATAM.CO, Sabtu (16/1/2021) dinihari.
Terpisah, Arjuna, putra sulung H. Permata mengatakan usah menjalani otopsi di RS Bhayangkara Polda Kepri, jenazah almarhum ayahanda tercinta dibawa kembali ke rumah duka untuk selanjutnya dikebumikan pada hari ini, Sabtu (16/1/2021).
” Saya masih di RS Bhayangkara, menunggu selesai pemeriksaan medis. Almarhum dikebumikan hari ini sambil menunggu kedatangan keluarga dari Sulawesi Selatan,” ujar Arjuna menjawab PROBATAM.CO, yang tampak berusaha tegar walau sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa orang tuanya.
Sebagaimana informasi yang diperoleh media ini, malam Jumat (15/1/2021) H. Permata bersama ABKnya bertolak dari Batam mengangkut rokok dengan menggunakan armada laut ke Tembilahan, Riau.
Begitu sampai di Perairan Karimun, gerak armada lautnya yang diduga selama ini sudah diintai patroli Bea Cukai Kanwil khusus Kepri mengejar H. Permata dan ABK nya.
Singkat cerita di Sungai Belah dia dihadang oleh petugas Bea Cukai dari Tembilahan hingga terjadi dugaan penembakan yang menewaskan H. Permata seketika.
Tidak itu saja, konon tidak hanya H. Permata yang jadi korban oleh oknum petugas Bea Cukai tersebut. Yakni 2 ABK yang belum diketahui namanya dikabarkan juga mengalami cidera di Kepala dan Kaki diduga imbas dari kejadian tersebut. (tim)





Komentar