Beranda / Natuna / Bupati Natuna Pantau Hari Pertama Sekolah Tatap Muka

Bupati Natuna Pantau Hari Pertama Sekolah Tatap Muka

Probata,Natuna- Hari Perdana Proses Belajar Tatap Muka sesuai surat edaran yang dikeluarkan Bupati Natuna dimulai hari ini, Senin.(03/08).

Bupati Natuan Hamid Rizal tinjau penerapan protokol kesehatahn di SD 02 Ranai

Pemerintah Kabupaten Natuna telah secara resmi membuka sekolah untuk proses belajar mengajar tatap muka tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan beberapa ketentuan yang mengikat bagi pencegahan penyebaran Covid-19.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal meninjau pelaksanaan belajar tatap muka hari pertama di SD Negeri 001 Ranai, didampingi Kadisdik Natuna, Suherman, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Natuna, Syawal, Danramil Bunguran Timur, Kapten Inf. Narta dan Kapolsek Bunguran Timur, Kompol Sibarani serta sejumlah pejabat lainnya.

Satgas Covid-19 bersama Bupati Natuna

Pada kesempatan tersebut Hamid Rizal memberikan motivasi kepada anak-anak agar walau dalam kondisi Pandemic Covid-19, anak-anak harus tetap semangat dalam belajar dan meraih nilai pelajaran yang baik.

Hal ini tentunya dimaksudkan agar bekal ilmu pengetahuan, akhlak dan proses pembentukan mental dan karakter generasi muda dapat tetap dicapai, walaupun dalam segala keterbatasan yang ada.

Sah, Doni Papilius Pimpin SMSI Natuna Masa Bakti 2026-2030

Hamid juga mengatakan bahwa tujuan peninjauan ini dimaksudkan agar pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka pada hari pertama dan seterusnya dalam masa percobaan dapat terlaksana secara baik, terutama dalam penerapan protocol kesehatan.

Kadisdik Natuna dampingi Bupati Natuna

Mengingat kondisi terkini Covid-19 di Provinsi Kepri pada umumnya yang semakin meningkat pasca Pelantikan Gubernur Kepri baru-baru ini, Hamid menegaskan bahwa seluruh sekolah yang telah mulai menerapkan belajar tatap muka untuk selalu focus dan mengedepankan aturan kesehatan selama proses belajar mengajar berlangsung, sehingga pembiasaan tersebut dapat pula diterapkan dirumah masing-masing.

Pemakaian masker, fasilitas cuci tangan dengan sabun, jaga jarak antara siswa dan guru serta kebiasaan yang dianjurkan standar protocol kesehatan harus menjadi perhatian bersama untuk diterapkan sebagai bentuk kewaspadaan, pembiasaan sekaligus langkah nyata bagi memutus mata rantai Covid-19.

Dari hasil pantauan yang dilakukan, Hamid Rizal merasa bersyukur karena lokasi tujuan peninjauan telah benar-benar menerapkan protocol kesehatan. kedepan dirinya berharap agar segala ketentuan protocol kesehatan dapat terus diterapkan bagi kelancaran proses belajar mengajar. (^Vaneria)

Hari Ini, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Sinergitas dengan PWI Kepri dalam Membangun dan Memajukan Natuna

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement