Beranda / Peristiwa / Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Langkan Dipertanyakan Sebagian Warga?

Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Langkan Dipertanyakan Sebagian Warga?

PROBATAM.CO, Pelalawan- Pencairan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dialokasikan dari Anggaran Dana Desa (ADD), di Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dinilai sarat dengan permasalahan.

Seperti yang disampai ibu rumah tangga, Saretina Zebua, kepada media ini, Kamis (23/7/2020), bahwa dirinya sangat merasa di rugikan dengan pencairan dana BLT, tersebut.

Pasalnya, menurut Saretina, dalam pertemuan rapat yang di agendakan oleh Kepala Desa Langkan Rofi’i, mengenai pembahasan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bertempat di balai desa pada hari Kamis, tanggal 23 Juli 2020 sudah masuk pembagian tahap ketiga.

Mendengar penyampaian Kepala Desa tersebut, beberapa warga, termasuk Saretina merasa tidak berterima. Saretina mengatakan, bahwa pencairan dana, BLT, yang di terima olehnya masih terhitung hanya dua kali, yaitu pada bulan Juni, dan bulan Juli, sementara untuk bulan Mei, belum pernah diterima.

“Iya, saya merasa sangat dirugikan, soalnya dana BLT yang saya terima dari pihak Pemerintah Desa Langkan, seingat saya masih hanya dua kali, itu terhitung, mulai bulan Juni dan bulan Juli, dengan jumlah nominal Rp1.200.000 rupiah,” ujarnya.

Tambahnya lagi, kalau untuk bulan Mei, belum pernah ia terima. “Itu bisa dibuktikan dengan surat undangan yang saya terima dari pihak Pemerintah Desa Langkan, hanya dua kali saja. Pertama, surat undangan yang saya terima, dengan nomor surat: 10/Pemdes/lkn/VI/2020. Surat undangan kedua, dengan nomor surat: 12/Pemdes/Lkn/VII/2020. Selain itu belum pernah,” ujarnya dengan raut wajah kecewa.

Pada kesempatan yang sama, Elisama Laia (LK), juga menyampaikan keluhan yang serupa. “Terkait dana BLT yang Saya terima dari Pemerintah Desa Langkan, juga masih hanya dua kali, yaitu pada bulan Juni, dan bulan Juli. Adapun jumlah nominal dana BLT yang saya terima saat ini 1.200.000 rupiah. Sementara untuk bulan Mei, belum pernah saya terima,” kata Laila.

Ketika awak media ini menghubungi Kepala Desa Langkan, Rofi’i, melalui sambungan telepon, untuk mempertayakan terkait kesimpang-siuran pembagian dana BLT tersebut, ia menjawab dengan balik bertanya.

“Yang bilang begitu siapa, tolong dikasih tahu siapa orangnya. Terkait pembagian dana BLT, orangnya sudah dikumpulkan, dan sudah tidak ada lagi masalah,” terangnya. (dav)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement