Beranda / Peristiwa / Diduga Dikloning OTK, Maruf Buat Laporan Polisi

Diduga Dikloning OTK, Maruf Buat Laporan Polisi

PROBATAM.CO, Batam – Ketua DPD I Partai Golkar Ahmad Maruf Maulana yang sebelumnya sempat kaget setelah mengetahui salah satu nomer ponsel yang digunakannya dikloning orang tak dikenal (OTK) dengan mengirim pesan minta bantuan pilkada dan kampanye hitam, akhirnya dilaporkan polisi.

Laporan polisi tersebut dilaporkan oleh perwakilannya, yang diwakilkan oleh Said Erwansyah, Muhammad Noer dan Amrullah Rasal.

Laporan sendiri langsung diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Barelang, dengan nomor: SK/ 15/ VII/ 2020/ KEPRI/ SPKT-Resta Brlg.

Wakil Sekretaris DPD Golkar Kepri Amrullah Rasal membenarkan informasi tersebut dan dirinya mengaku hal itu telah dilaporkan mereka ke Polisi.

“Kami mewakili Pak Maruf Maulana telah melaporkan kasus ini ke Polresta Barelang atas alaporan bahwa ponselnya Pak Maruf diduga telah dikloning oleh pihak yang tak bertanggungjawab,” kata Amrullah Rasal.

Kepergian Sosok H. Zulmansyah Sekedang, Dunia Pers Kehilangan Seorang Terbaik

Menurutnya apa yang dialami ketu DPD I Partai Golkar Kepri ini sangat merugikan, karena pesan yang disampaikan merupakan berita bohong dan black campaign tentang isu politik dinasti di Pilkada Kepri.

“Berita bohong dan black campaign ini disebar melalui pesan SMS,” terangnya.

Kasus ini pertama kali diketahui, Senin (13/7/2020) lalu sekira pukul 09.44 WIB, di mana ponsel dengan nomor 0811 770 005 digunakan pelaku mengirim pesan ke orang lain.

“Jika ada masyarakat Kepri yang mendapatkan pesan berbau kampanye hitam atau minta bantuan Pilkada yang mengatas namakan Pak Maruf, itu tidak benar,” terang Rasal.

Saat ini ponsel tersebut juga telah dinon aktifkan untuk sementara waktu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Keluarga Besar PWI dan SMSI Berduka: Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Selain dirugikan secara pribadi kasus black campaign ini juga sangat merugikan Maruf Maulana sebagai Ketua DPD Golkar Kepri, karena Partai Golkar saat ini sudah membangun koalisi dengan Partai Nasdem mendukung pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina Rudi sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Kepri 2020.

“Ini sangat merugikan Pak Maruf secara pribadi maupun Ketua DPD Golkar Kepri, sebab yang kami ketahui Pak Maruf dikenal sebagai sosok yang sangat loyal dan bertanggungjawab terhadap keputusan partai,” paparnya.

“Sekali lagi saya berharap agar masyarakat tidak terprofokasi dengan pesan yang mengatasnamakan Pak Maruf,” kata Rasal menembahkan.

Seperti yang diketahui beberapa hari yang lalu DPD I Golkar Kepri telah mendapatkan pasangan bakal calon Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina.

Bahkan Ketua DPD Golkar Kepri Akhmad Maruf Maulana dan Ketua DPW NasDem Kepri HM Rudi bertolak ke jakarta untuk menemui Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

Trump Klaim AS Akan Dapat “Debu Nuklir” Iran Tanpa Biaya

Dan Partai Golkar mengeluarkan rekomindasi kepada Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sebagai pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubenur Kepri 2020. (hai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement