PROBATAM.CO, Batam- Sebanyak 40 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing pagi ini, Rabu (3/6/2020). Namun dua orang PMI tujuan Surabaya gagal berangkat, karena ada kendala indentitas diri.
Ke 40 PMI tersebut akan dipulangkan setelah sebelumnya menjalani karantina di Rusun Tanjunguncang, Kota Batam, terkait Covid-19. Namun informasi terkini yang diterima PROBATAM.CO, dua orang PMI tujuan ke Surabaya gagal berangkat alias tertunda, karena tiketnya menggunakan nama panggilan.
“Iya benar hari ini sudah bisa pulang, 28 ke Surabaya, 12 Ke Makassar, ” ujar Kepala Dinas Kesehatab Kota Batam, Didi Kusmarjadi saat dihubungi PROBATAM.CO, Rabu (3/6/2020) pagi.
Didi menyebut ke 40 PMI tersebut, dinyatakan sehat dan tidak terjangkit Virus Covid-19 setelah dilakukan Rapid test dan beberapa menjalani test swab usai tiba dari Johor, Malaysia.
Sebelumnya 293 PMI dikarantina usai dipulangkan dari Malaysia pada Kamis (21/5/2020). Sesampainya di Kota Batam Tim dengan APD lengkap telah bersiap untuk melakukan Rapid Test kepada ratusan PMI.
Siang tadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ini mengatakan, dua orang PMI asal Surabaya yang semulanya akan dipulangkan hari ini bersama rekan-rekannya, tapi gagal diberangkatkan karena, ada kendala indentitas ditiket mereka tidak menggunakan nama lengkap.
” Dua orang (PMI) gagal berangkat tujuan Surabaya, karena tiketnya pakai nama kecil (panggilan),” beber Didi. (zel/iin).




Komentar