Beranda / Berita Utama / Novi:Masyarakat Diminta Patuhi Himbauan Pemerintah Agar Covid-19 Lekas Berakhir

Novi:Masyarakat Diminta Patuhi Himbauan Pemerintah Agar Covid-19 Lekas Berakhir

PROBATAM.CO, Batam – Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kecamatan Lubuk Baja yang dipimpin Camat Lubuk Baja Novi Harmadyastuti dan Kordinator Covid-19 Lubuk Baja, Kadis Perindag Kota Batam Gustian Riau kembali menyisir sejumlah mesjid yang melakukan shalat tarawih berjamaah.

Kesempatan itu, juga dimamfaatkan tim satgas pencegahan dan penanganan Covid-19 kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, dengan membagikan masker kepada masyarakat atau jamaah yang ditemui di lapangan.

” Sekalian kita mencari warga/jamaah yang ada contact dengan jamaah tabligh terkonfirmasi positif, sekaligus langsung diarahkan rapid test di puskesmas, ” kata Novi kepada PROBATAM.CO, Minggu (10/5/2020) siang.

Kegiatan Satgas Covid-19 kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. (Photo:probatam/iin)


Menurutnya, kegiatan ini, dilaksanakannya berturut-turut setiap malam guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

” Kita melakukan penyisiran masjid yang masih melaksanakan sholat tarawih berjamaah, sekaligus memberikan peringatan malam ini terakhir melaksanakan. Besok akan diminta pertanggungjawaban surat pernyataan dari imam/pengurus masjid jika masih berjamaah,” ungkapnya.

Novi menjelaskan, pihaknya membubarkan kegiatan sholat tarawih berjamaah pada masjid yang masih menyelenggarakan sholat tarawih berjamaah untuk membuat surat pernyataan bertanggung jawab tidak melaksanakan/kesediaan karantina bersama jamaah jika terpapar covid 19 dan langsung dilakukan rapid tes kepada imam serta jamaah.

“Menghimbau warga yang berada diluar untuk memakai masker selanjutnya diminta utk kembali ke rumah masing-masing serta membubarkan masyarakat yg masih dijumpai berkerumun,” ungkapnya.

Novi menyayangkan karena masih ada juga masyarakat, khususnya pengurus masjid yang tidak patuh dan masih tetap shalat tarawih berjamaah yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah padahal sudah disampaikan berulang-ulang.

Kegiatan Satgas Covid-19 kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. (Photo:probatam/iin)


“Bahkan ada pengurus/imam Masjid sampai sudah tulis pernyataanpun sebelumnya, dihari berikutnya masih saja shalat tarawih berjamaah,” bebe Novi.

Padahal sebelumnya, mereka sudah sampaikan tanggung jawab pencegahan Covid-19 bukan hanya pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Dua minggu yang lalu toleransi dan himbauan selalu satgas Covid-19 lakukan. Tapi sepertinya dianggap sepele.

“Kalau mau covid-19 selesai, ayo sama-sama patuh supaya harapan Pak Wali Kota saat idul fitri ini selesai dan kita bisa melaksanakan sholat idul fitri berjamaah di lapangan sebagaimana mestinya. Tapi kalau masih ngeyel (masyaeakat) seperti ini ya susah, pandemi Covid-19 akan relatif semakin panjang,” sesalnya. (iin)


Kepergian Sosok H. Zulmansyah Sekedang, Dunia Pers Kehilangan Seorang Terbaik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement