Beranda / Natuna / Kabar PDP Positif Corona di Kabupaten Natuna Berkeliaran di Medsos Adalah Hoax

Kabar PDP Positif Corona di Kabupaten Natuna Berkeliaran di Medsos Adalah Hoax

PROBATAM.CO, Natuna- Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Natuna, menegaskan tentang adanya kabar seorang warga PDP Positif Corona di Kabupaten Natuna berkeliaran di medsos adalah hoax.

“Jadi tidak benar kabar atau status di medsos yang menyatakan ada 1 orang yang positif Covid- 19 berkeliaran, maka dipastikan kabar ini Hoax,” kata Juru Bicara
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah dalam rilisnya, Minggu (19/4/2020).

Menyikapi kabar hoax/disinformasi adanya pasien positif corona (Covid-19) yang berkeliaran bebas, baik di media social facebook maupun group whattsap, oleh oknum yang tidak bertangungjawab maka pihaknya menghimbau;

Rapid Test, hasilnya non reaktif atau negatif satu garus, kalau yang reaktif/ positif ada dua garis. (photo:satgas covid-19)

“Mari bersama-sama selalu croscek dan tidak menyebar berita yang belum pasti kebenarannya yang bukan dari narasumber kompeten atau berwenang dalam hal ini Satgas penanganan Covid-19,” harap Hikmat.

Selain itu, pihaknya juga mengajak semua agar menciptakan suasana kondusif dan selalu berpikir positif dalam menghadapi bencana Covid-19.

“Perlu diingat bahwa akan ada sanksi hukum bagi siapapun yang menyebarkan berita hoax dan meresahkan masyarakat terkait covid-19 sesuai Surat Edaran Kapolri dan Mendagri,” tegasnya.

Terkait langkah penanganan Satgas Covid-19 kabupaten Natuna, Hikmat menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu berpikir positif dan patuh dengan semua himbauan pemerintah.

“Kami Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna telah memutuskan mengambil langkah penanganan terhadap 241 penumpang KM Bukit Raya yang tiba di pelabuhan Selat Lampa pada tanggal 12 April 2019,” jelasnya

Menurutnya, langkah penanganan terhadap ratusan penumpang tersebut, yaitu mendata seluruh penumpang yang turun di Selat Lampa.

“Menetapkan status seluruh penumpang KM Bukit Raya 241 orang tersebut berstatus OTG dan menjalani karantina terpadu yang kita siapkan di tiap-tiap kecamatan sesuai domisili yang bersangkutan,” paparnya.

Ia mengatakan, karantina ini akan dipantau ketat oleh tim kesehatan satgas penaganan Covid-19 Kabupaten Natuna sesuai protokol kesehatan.

“Masyarakat Natuna dihimbau untuk tetap tenang dan mari kita berikan dukungan moril, kita doakan agar masyaralat Natuna yang saat ini kita tetapkan berstatus OTG bisa menjalani karantina dengan baik dan selalu diberi kesehatan dilindungi ALLAH SWT,” ucapnya.

Diingatkannya, hingga Minggu (19/4/2020), sesuai protokol kesehatan yang diterapkan Satgas Penanganan Covid 19 di Natuna, belum ada satupun yang masuk kategori pasien dalam pemantauan (PDP) yang positif corona atu reaktif RDT.

“Ada satu OTG yang hasil RDTnya nonreaktif dan Satgas penanganan Covid-19 tetap mengirimkan swab ke Batam untuk proses memastikan, terhadap yang bersangkutan Tim Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna telah melakukan tindakan karantina ketat dalam pengawasan,” bebernya.

Pihaknya, dalam langkah yang diambil satgas penanganan Covid-19 mengaku telah melaksanakan RDT terhadap 50 orang Orang Tanpa Gejala dan semuanya hasilnya Non Reaktif (negative).

“Jadi tidak benar kabar atau status di medsos yang menyatakan ada 1 orang yang positif Covid- 19 berkeliaran, maka dipastikan kabar ini Hoax,” ungkap pria yang kesehariannya Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Natuna itu.

Terpisah, Bupati Natuna yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Natuna H. Abdul Hamid Rizal menegaskan informasi yang menyebutkan berkeliaran itu hoax. Jangankan yang PDP, penumpang yang datang dengan pesawat aja akan dijemput dengan ambulance untuk dikarantina selama 14 hari.

“Itu informasi (berita) Hoax aja. Mana bisa berkeliaran, malahan yang datang dengan pesawat aja nanti akan dijemput dengan Ambulance untuk dikarantina 14 hari di tempat yang sudah ditentukan. Ini kita lakukan dalam pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegas Hamid Rizal saat dihubungi PROBATAM.CO, Senin (20/4/2020) pagi. (*/iin).

Kepergian Sosok H. Zulmansyah Sekedang, Dunia Pers Kehilangan Seorang Terbaik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement