Beranda / Karimun / Pemkab Karimun Dimintai Sikapi Kekosongan Masker dan Antiseptik Pasca Isu Virus Corona

Pemkab Karimun Dimintai Sikapi Kekosongan Masker dan Antiseptik Pasca Isu Virus Corona

Pemda Karimun diminta sikapi langkanya masker dan antiseptik di Karimun, pasca merebaknya isu virus corona belum lama ini. (photo: ptobatam/per)

PROBATAM.CO, Karimun – Semenjak viralnya mewabahnya isu penyakit Virus Corona, penggunaan masker di seluruh negara terbilang cukup tinggi.

Terbukti untuk di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri ini, stok penjualan masker mengalami kekosongan.

Hasil pantauan PROBATAM.CO, di lapangan, di sejumlah Apotek yang ada di Karimun menyebutkan bahwa saat ini tidak ada alias kosong. Kosongnya stok masker di Karimun ini terjadi sejak awal Februari hingga saat ini.

“Stok kosong, sudah dari awal Februari lah. Kurang tau juga kenapa bisa kosong, soalnya dari Tanjungpinang memang belum ada pengiriman kesini,” kata salah seorang karyawan di salah satu Apotek di Tanjungbalai Karimun, Rabu (19/2/2020).

Ternyata tidak hanya masker saja yang mengalami kekosongan, untuk cairan antiseptik pencuci tangan atau Hand Sanitizer juga mengalami kekosongan.

Trump Klaim AS Akan Dapat “Debu Nuklir” Iran Tanpa Biaya

Dengan kondisi seperti itu, salah seorang warga bernama Riandi menyebutkan bahwa ia kesulitan untuk mendapatkan masker, bahkan dirinya sampai berkeliling Karimun untuk mencari masker yang hendak digunakan.

“Sampai keliling saya mencari tapi semua apotek bilang kosong. Susah juga kalau tak ada masker, apalagi semenjak viral kasus penyakit corona ini,” ungkap Riandi, tadi.

Riandi berharap Pemerintah Daerah segera mencarikan solusi terkait kosongnya stok masker di Karimun.

“Semoga pemerintah bisa mencarikan solusi terhadap kosongnya masker, karena disaat-saat seperti ini, penggunaan masker itu sangat perlu,” harapnya. (per)

Harga Emas Antam Naik Rp 16 Ribu Jadi Rp 2,88 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,87 Juta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement