Beranda / Berita Utama / Canggihnya Aplikasi Panic Button Milik Ditreskrimum Polda Kepri, Ini Cara Kerjanya

Canggihnya Aplikasi Panic Button Milik Ditreskrimum Polda Kepri, Ini Cara Kerjanya

Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto bersama Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt saat menjelaskan aplikasi panic button kepada awak media. (photo: probatam/zel)

PROBATAM.CO, Batam – Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal keamanan dan penegakan hukum. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri rencananya akan membuat terobosan baru berupa aplikasi pengaduan online ‘Panic Button’.

Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan, aplikasi ini nantinya bisa diunduh di Play store dan bisa digunakan oleh pengguna Android. Bekerja sama dengan Google Maps, aplikasi ini nantinya akan membantu masyarakat yang menjadin korban kejahatan, kekerasan, ancaman, agar segera mendapat bantuan dari kepolisian.

“Iya nanti kedepan akan ada tambahan aplikasi ‘Panic Button‘, dimana masyarakat yang mengalami, ancaman, atau menjadi korban kejahatan jalanan, tinggal tekan tombol pada aplikasi tersebut maka, dalam waktu kurang dari 5 menit Petugas ( opsnal reskrimum) sudah berada di TKP,” kata Arie Dharmanto, kepada PROBATAM.CO, Jumat (14/2/2020) petang.

Ia menambahkan, sistem pengaduan online tersebut bertujuan untuk memberikan peningkatan terhadap masyarakat.

“Aplikasi ini membuat kita semakin dekat, transparan dan lebih humanis dalam proses penegakan hukum, masyarakat ( pelapor/korban) bisa mengontrol sejauh mana pelaporannya ditangani oleh penyidik ditkrimum,” ujarnya.

Uya Kuya Tegaskan Tak Punya Dapur MBG

Arie Dharmanto, menjelaskan untuk sistem pendaftarannya ke aplikasi tersebut, setelah di unduh, masyarakat hanya perlu memasukkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Dari NIK tersebut kita juga bisa identifikasi identitas pelapor, karena kami juga bekerja sama dengan instansi terkait agar memudahkan proses pengaduan. Ini sudah 85 persen ya aplikasinya, nanti jika sudah selesai semua akan segera kita sosialisasi kepada masyarakat,” tutupnya. (zel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement