Beranda / Berita Terbaru / Tinggi Gelombang di Perairan Kepri Capai 3,5 Meter, BMKG Berikan Warning

Tinggi Gelombang di Perairan Kepri Capai 3,5 Meter, BMKG Berikan Warning

(Photo: BMKG/hai)

PROBATAM.CO, Batam – Tidak saja hujan yang disertai angin dan petir, BMKG Hang Nadim juga menginformasikan tinggi gelombang di sebagian wilayah perairan Kepri, yakni di perairan Kabupaten Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas.

Untuk Kabupaten Lingga sendiri, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,5 meter kemudian Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang mencapai 2 meter.

Sedangkan di Kabupaten Anambas dan Natuna, BMKG memperkirakan tinggi gelombang mencapai 3,5 meter.

“Untuk Batam dan Karimun hanya mencapai 1,2 meteran,” kata Forecaster BMKG Hang Nadim, Aprilia, Selasa (10/12).

Arus laut permukaan, diketahui tertinggi terjadi di perairan Kabupaten Karimun dan Anambas yang mencapai 10-80 cm per detik menuju barat laut untuk Karimun dan Tenggara untuk Natuna.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Sementara perairan Bintan, Tanjungpinang dan Batam mencapai 10-60 cm per detik menuju barat dan Natuna 10-60 cm per detik menuju barat.

Pelaku usaha transportasi laut, juga diharapkan berhati-hati dan selalu menghindari tumpukan awan hitam atau comulonimbus, sebab awan ini dapat memporak porandakan apapun yang melintasi dibawah awan ini.

“Namun untuk jarak pandang masih terbilang normal,” jelasnya.

Lebih jauh Aprilia mengatakan pihaknya berharap pelaku transportasi laut juga memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, untuk perahu Nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter.

Kemudian Kapal Tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, kapal Ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Selanjutnya kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4.0 meter.

“Untuk nelayan, diingatkan selalu membawa life jacket dan menghindari awan kumulonimbus yang merupakan sebuah awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya,” terangnya. (hai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement