PROBATAM.CO,Anambas – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana/Kadinkes PPKB Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto menerangkan Pelayanan Kesehatan di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepuluan Anambas khususnya di Desa Sri Tanjung dinilai sudah cukup baik, namun meski demikian permasalahan gizi buruk pada balita atau stunting saat ini masih cukup tinggi, hal ini disampaikan Herianto saat menghadiri pelayanan kesehatan Sabtu (30/11/2019).
Diterangkan Herianto, pihaknya akan menyelesaikan penanganan gizi buruk pada balita atau stunting, namun, tidak dapat hanya mengandalkan dokter, semua pihak seperti Dinas Kesehatan, organisasi wanita, dan Bidan harus berperan aktif, terutama yang berada di Puskesmas dan Posyandu sebagai ujung tombak penanganan penanganan gizi buruk pada balita/stunting.
” Semua orang mempunyai hak yang sama untuk memperoleh kesehatan, karena kesehatan milik semua orang, perilaku hidup sehat adalah pribadi masing masing, ” imbuh Kadis PPKB Anambas.
Ditegaskan pria ini pihaknya berharap agar masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengetahui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), ada sepuluh indikator, antara lain persalinan ditolong oleh Tenaga Kesehatan, memberi bayi Air Susu Ibu (ASI) ekslusif, Menimbang bayi dan balita, Mencuci tangan degan air bersih mengalir dan sabun, Menggunakan air bersih, menggunakan jamban sehat, Memberantas jentik dirumah, Makan sayur dan buah setiap hari, Melakukan aktifitas fisik setiap hari, dan tidak merokok di dalam rumah/ruangan.
”Selain memberikan penyuluhan, pada kegiatan ini juga kita memberikan bantuan pada masyarakat, agar mereka terus berhidup sehat.” imbuh Herianto.
Sementara itu Penglek Selaku Kapala Desa Sri Tanjung, mengatakan bahwa pemberian makanan tambahan kepada balita sangatlah bagus yang saat ini di lakukan pemerintah, pria ini sangat mendukung kegiatan tersebut, dan ia berharap setiap tahun agar dilakukan di desanya program penyerahan bantuan pelayanan kesehatan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi gizi sehingga dapat menciptakan generasi muda yang sehat kedepannya.
”Saya berharap kegiatan ini akan terus berkelanjutan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.”tutur Penglek. (edy)




Komentar