PROBATAM.CO, Padang – Unjuk rasa ribuan mahasiswa menolak RUU KUHP dan UU KPK yang baru di DPRD Sumbar berlangsung ricuh, Rabu (25/9).
Kursi anggota DPRD Sumbar dibakar, kaca dan dinding gedung parlemen di jalan Khatib Sulaiman, Padang itu pun dicoret coret oleh mahasiswa.
Pengamatan di lokasi, ribuan mahasiswa ini masuk ke dalam gedung DPRD Sumbar setelah berhasil melewati pengawalan ketat petugas kepolisian setempat.
Kericuhan meluas hingga ke dalam ruang sidang utama gedung wakil rakyat disana. Petugas kepolisian berjibaku menghalau serbuan massa.
Ruangan itu berantakan. Kaca-kaca pecah. Kursi wakil rakyat terbakar. Ada juga yang dirusak.
Kobaran api yang membakar sejumlah kursi dapat dipadamkan petugas. Namun asapnya masih terlihat mengepul di dalam ruangan itu.
Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Hermawan yang turut mengamankan situasi ini langsung menginstruksikan mahasiswa untuk keluar dari ruangan tersebut.
“Mahasiswa semuanya keluar. Tidak ada lagi di dalam,” teriak Yulmar.
Kerusakan tidak saja terjadi di ruang sidang utama DPRD Sumbar. Ruang perpustakaan juga dirusak. Buku-buku tampak berserakan, meja dan kursi patah.
Peralatan elektronik berupa televisi dan komputer hancur. Demikian pula dengan ruangan fraksi. Bahkan, mobil pimpinan dewan juga ikut dicoret. (wan/isn)




Komentar