PROBATAM.CO, Batam – Satlantas Polresta Barelang menggelar razia dengan mendatangkan pemuka agama di depan Hotel Travellodge, Jodoh, Senin (9/9).
Mereka pelanggar lalu lintas yang terjaring razia ini mendapatkan siraman rohani ceramah singkat dari pemuka agama tersebut.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati S.ik., M.H
mengatakan, selain menghadirkan pemuka agama dalam Operasi Patuh Seligi 2019 kali ini, pihaknya juga mendatangkan Dispenda Kepri.
“Pemuka agama dalam hal ini merupakan inovasi untuk menyentuh masyarakat kota Batam. Siraman rohani yang diberikan mengenai hal tertib berlalu lintas, baik itu dari Ustad maupun Pendeta,” kata Putu.
Sedikitnya, ada 20 personil Satlantas Polresta Barelang yang turun dalam pelaksanaan razia ini bersama jajaran BP2RD Kepri.
“Kita mengimbau masyarakat pada saat keluar mengemudikan kendaraan cek kembali kelengkapan dokumen baik itu SIM maupun STNK,” kata dia.
Sebab, Putu melanjutkan, dalam pelaksanaan razia petugas melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan. Semua kelengkapan dokumen pengendara akan dilihat.
“Kendaraan yang kami tahan menjadi barang bukti, tentunya karena kendaraan tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK,” tambahnya.
BP2RD diikutsertakan dalam operasi ini sebagai alternatif lain jika masyarakat yang terkena razia memilih membayar pajak ketimbang ditilang.
“Jadi apabila pada saat razia ada pengendara yang STNK mati pajak, maka kita berikan pilihan mau bayar pajak atau ditilang,” terang Putu.
Menurut dia, tujuan diadakan operasi lalu lintas ini adalah untuk menumbuhkan sikap masyarakat agar disiplin dan tertib dalam hal berlalu lintas.
“Sehingga akan tercipta yang namanya keamanan, keselamatan dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar),” pungkasnya. (ani)




Komentar