PROBATAM.CO, Batam – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Kepri.
Bahkan saat ini BMKG juga mengekuarkan himbauan peringatan dini gelombang tinggi mulai dari 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Prakirawan Analisis dan Predeksi Meteorologi Maritim, Ryan Putra mengatakan warning ini diperkirakan hingga 3 hari kedepan.
Dalam pantauan satelit peramal cuaca (forecaster) BMKG Hang Nadim terungkap pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur-Selatan dengan kecepatan 4-25 knot.
Sedangkan diwilayah selatan dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 6-25 Knot, sehingga masyarakat diharapkan tetap mewaspadai potensi terjadinya awan hitam pekat atau awan cumulonimbus dan untuk segera mungkin menghindar.
Secara umum kondisi cuaca hari ini, Senin (19/8/2019) khususnya di perairan Natuna dan Anambas mencapai 2,5 meteran, bahkan berpotensi lebih dari itu di Laut China Selatan.
“Kami imbau waspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang. Bila menemui awan hitam pekat atau awan cumulonimbus untuk segera dihindari,” kata Ryan Putra melalui telepon, Senin (19/8/2019).
Tidak saja di Natuna dan Anambas, di Laut Kabupaten Lingga dan Kabputen Bintan, tinggi gelombang sewaktu-waktu juga bisa saja terjadi hingga 1,5 meteran.
Lebih jauh Ryan mengatakan harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, untuk perahu Nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter.
Kemudian Kapal Tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, kapal Ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter.
Selanjutnya kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.
“Dimohon juga kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada, karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi hempasan gelombang yang cukup besar atau terjadinya badai,” jelasnya. (hadiaz)




Komentar