PROBATAM.CO, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (3/11) di zona merah dengan penurunan tajam sebesar 192,54 poin atau 3,78 persen. Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup pada level 4.904,29.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat bergerak positif dengan dibuka di posisi 5.126,53 dan mencapai level tertinggi harian di 5.143,58. Namun, pergerakan indeks berbalik melemah tidak lama setelah pembukaan dan terus berada di zona negatif hingga penutupan pasar.
IHSG sempat menyentuh level terendah 4.895,60, yang tidak terpaut jauh dari posisi penutupan. Sebagai perbandingan, pada perdagangan Senin (2/11), IHSG ditutup di level 5.096,83.
Pelemahan juga dialami indeks LQ45. Indeks yang berisi saham-saham unggulan tersebut turun 20,62 poin atau 3,98 persen ke posisi 497,27.
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi tercatat mencapai Rp 11,62 triliun dengan volume sebanyak 26,92 miliar saham. Mayoritas saham bergerak melemah, dengan rincian 624 saham turun, 57 saham menguat, dan 37 saham tidak mengalami perubahan.
Kurs Rupiah
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga ditutup melemah pada perdagangan Selasa sore. Rupiah berada di level Rp 18.144 per dolar AS atau turun 21 poin setara 0,12 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Pergerakan Bursa Asia
Sementara itu, pergerakan pasar saham di kawasan Asia menunjukkan hasil yang beragam pada penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data RTI Business, berikut posisi sejumlah indeks utama Asia:
- Nikkei 225 Jepang tidak mengalami perubahan atau stagnan di level 63.081,90.
- Hang Seng Hong Kong menguat 0,57 persen ke posisi 23.525,97.
- Shanghai Composite China melemah 0,82 persen ke level 3.608,10.
- Straits Times Singapura turun 0,65 persen ke posisi 5.269,29.
(lam/kumparan)





Komentar