PROBATAM.CO, Jakarta – Sebagai salah satu dari 30 tokoh Nasional yang dinilai inspiratif dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih., S.E., M.M., menerima penghargaan KNPI Award 2026.
Penghargaan diberikan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang diselenggarakan DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Sekretariat KNPI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 28 Oktober 2026.
Malam penganugerahan KNPI Award 2026 merupakan momentum untuk memberikan apresiasi kepada para tokoh Nasional yang memiliki dedikasi, keteladanan, serta kontribusi positif dalam mendorong kemajuan bangsa dan memperkuat generasi muda Indonesia.
Mayjen TNI Kosasih mendapat apresiasi atas kiprahnya dalam mendorong pembinaan kepemudaan yang terbuka dan merangkul berbagai kalangan tanpa sekat perbedaan agama, budaya, latar belakang sosial, status, maupun usia.
Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat persatuan dan kebhinekaan sebagai fondasi penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Melalui berbagai program pembinaan yang mengedepankan kebersamaan, keteladanan, dan semangat gotong royong, Pangdam III/Siliwangi terus mendorong terciptanya ruang kolaborasi antara TNI dan generasi muda.
Pemuda tidak hanya dipandang sebagai penerus bangsa, tetapi juga sebagai kekuatan strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, serta menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat.
Bagi Kodam III/Siliwangi, pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.
Disampaikan Pangdam III/Siliwangi, pendekatan yang humanis dan inklusif, diharapkan tumbuh generasi muda yang mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Penghargaan KNPI Award 2026 ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi saya. Saya memandang penghargaan ini bukan semata-mata sebagai apresiasi pribadi, melainkan sebagai pengingat bahwa pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama yang harus terus kita perjuangkan,” ujar Mayjen TNI Kosasih yang akrab disapa Jenderal Santri.
Menurut Pangdam, Pemuda Indonesia memiliki potensi luar biasa, mereka datang dari latar belakang agama, budaya, lingkungan sosial, dan pengalaman hidup yang berbeda, tetapi memiliki cita-cita yang sama, yaitu melihat Indonesia semakin maju, kuat, dan bermartabat.
Karena itu, kata Pangdam, jangan biarkan perbedaan menjadi sekat yang memisahkan. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling memahami, saling menghormati, dan bergerak bersama menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi tampil sebagai pelaku perubahan. Bergerak dengan karya, bersatu dalam kebhinekaan, serta mengabdikan kemampuan terbaiknya bagi bangsa dan negara,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita wariskan kepada pemuda, tetapi juga oleh seberapa besar kepercayaan, kesempatan, dan keteladanan yang kita berikan kepada mereka.
“Semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar diperingati melalui seremoni tahunan. Nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 perlu diterjemahkan ke dalam kolaborasi lintas generasi, kepedulian sosial, inovasi, serta partisipasi aktif dalam pembangunan nasional,” kat Pangdam.
Menurut Pangdam, dengan Tema “Gerakan Nasional Pemuda Bergerak Indonesia Berdampak” juga menjadi pengingat bahwa kekuatan pemuda harus diwujudkan melalui gerakan yang produktif dan memberikan hasil nyata.
“Pemuda perlu didorong untuk berani berinisiatif, membangun jejaring, mengembangkan potensi, serta mengambil bagian dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.
Penganugerahan KNPI Award 2026 kepada Mayjen TNI Kosasih diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi antara TNI, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun generasi muda yang tangguh, inklusif, serta berorientasi pada kemajuan bangsa.
Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia yang kuat dibangun melalui persatuan, dan Indonesia yang maju membutuhkan pemuda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Pb/Rie**





Komentar